Di Tempat Ini Dulu Juga Pernah Anggota TNI Hilang, Semingu Dicari Ternyata..

datariau.com
6.496 view
Di Tempat Ini Dulu Juga Pernah Anggota TNI Hilang, Semingu Dicari Ternyata..
Samsul
Gapura masuk Kepenghuluan/Desa Bagan Sapta Permai.

BAGANBATU, datariau.com - Di Kepenghuluan/Desa Bagan Sapta Permai yang dulunya masih Desa Bagan Batu dan bernama Dusun Sapta Permai, kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir sekitar tahun 2005-2006, Anggota TNI dari kesatuan Rudal/Dumai juga pernah hilang saat buang air kecil di sekitaran kebun kelapa sawit Pirlokal PTPN V. Tujuh hari dilakukan upaya pencarian, ternyata Anggota TNI tersebut pulang kampung di Pematangsiantar.

Demikian kata Datuk Penghulu Bagan Sapta Permai yang ketika itu menjabat sebagai kepala dusun, H Sutejo mengisahkan kepada wartawan, Senin (22/8/2016) di ruangan kerjanya.

Ketika itu, sebelum hilangnya Anggota TNI tersebut, di Dusun Sapta Permai sedang maraknya kejadian "kerasukan", bahkan istri H Sutejo pernah mengalaminya. Tidak lama kemudian, teman dari kesatuan TNI yang hilang melaporkan kepadanya.

H Sutejo mengisahkan lagi, pada saat itu ada dua Anggota TNI yang bertandang ke rumah kerabatnya di Dusun Sapta Permai. Karena "kebelet" pipis, keduanya pun berhenti di jalan dan pipis masing-masing di bawah pohon sawit. Kedua pria itu sebut saja Si A dan Si B (bukan nama sebenarnya).

Sudah selesai membuang air kecil, Si A pun memanggil Si B untuk melanjutkan perjalanan ke rumah kerabatnya yang tidak jauh lagi dari lokasi buang air kecil.

Karena tak kunjung mendapat jawaban, Si A pun menghampiri pohon sawit, tempat Si B buang air kecil. Di lokasi hanya terlihat "Kapel" TNI milik Si A. Mengetahui hal tersebut, Si B terus berupaya memanggil Si A namun hingga sekian lama, tak kunjung mendapat jawaban.

Si A pun panik, dan berupaya mencari, dibantu kerabatnya di sekitaran pohon sawit tempat Si B buang air kecil. Namun tetap saja tak membuahkan hasil, hingga Si A pun melaporkan kepada kepala Dusun yang kala itu dijabat H Sutejo (Penghulu saat ini) di hari kedua Si B hilang.

Mendapat laporan tersebut, H Sutejo pun hendak melaporkan kepada Danramil Bagan Sinembah, tapi Si A meminta jangan lapor dulu. Karena ia yakin temannya bisa ditemukan dengan dibantu warga untuk mencarinya.

Dibantu warga, H Sutejo pimpin proses pencarian hingga masuk ke rawa-rawa dan parit-parit kecil. Usaha pun tak membuahkan hasil. Di tengah keputus asaan, Si A pun pasrah kepada pak Kadus untuk melaporkan kejadian itu kepada Danramil dan akhirnya pasukan dari kesatuan Rudal Dumai pun turun untuk melakukan pencarian.

"Segala upaya sudah dilakukan, paranormal pun sudah tak terhitung jumlahnya untuk dimintai tolong mencari keberadaannya, namun tetap juga tak membuahkan hasil," kisah H Sutejo.

Tak cuma itu, warga pun menggelar doa dan zikir bersama. Karena, seperti yang disebutkan di atas, sebelum hilangnya anggota TNI tersebut, Dusun Sapta Permai atau lebih dikenal dengan nama "Blok B" telah mengalami hal-hal aneh.

H Sutejo pun mengisahkan lagi, bahwa pada masa itu ada seorang pemuda tewas mengenaskan. Dan setelah dikebumikan, secara bergantian, warganya mengalami kerasukan. "Termasuk istri saya waktu itu, pas sedang punya bayi, anak saya mau dicekik, beruntung bayi kami berhasil saya rebut," tutur Sutejo mengisahkan hal mistis itu.

"Eh, tidak lama kemudian, muncul lagi tragedi baru (anggota TNI hilang)," kata Sutejo.

Waktu pun berlalu hingga hari ke 7, Si B tak juga ditemukan meski upaya pencarian dengan diturunkannya pasukan TNI dari kesatuan Rudal Dumai dan bantuan orang pintar (paranormal) serta doa dan zikiran masyarakat.

Entah mengapa, H Sutejo berpikiran dan menyeletuk kepada teman-teman Si B untuk mengecek keberadaan Si B di rumahnya yang diketahui beralamat di kota Pematang Siantar, provinsi Sumatera Utara.

Ternyata, setelah dilakukan penyelidikan, Anggota TNI tersebut benar sedang berada di kediamannya bersama dengan keluarganya, di Pematang Siantar. Anggota TNI tersebut pun akhirnya mendapat sanksi dan hukuman dari kesatuannya.

Dengan adanya pemberitaan hilangnya anggota TNI ketika membantu proses pemadam Karlahut di Desa Labuhan Tangga, kampung Medan, kecamatan Bangko beberapa hari ini, H Sutejo berharap anggota TNI tersebut bisa segera ditemukan. Ia pun tidak bisa berspekulasi dan menyamakan kejadian saat ini dengan yang lalu, yang pernah terjadi di daerahnya.

"Mudah-mudahan bisa segera ditemukan, dan bisa berkumpul bersama keluarga dan kesatuannya, Aamiin," tutup H Sutejo. (sam)

Penulis
: Samsul
Editor
: Riki
Tag:hilangTni
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)