Pelatihan Daur Ulang Sampah Plastik Oleh Mahasiswa Kukerta Terintegrasi Pengabdian Masyarakat UNRI 2024

datariau.com
551 view
Pelatihan Daur Ulang Sampah Plastik Oleh Mahasiswa Kukerta Terintegrasi Pengabdian Masyarakat UNRI 2024

DATARIAU.COM - Bank Sampah Ikhlas yang berlokasi di Perumahan Putri Tujuh II, Pekanbaru, menjadi pionir dalam pengelolaan sampah di lingkungan sekitar.

Bank sampah ini didirikan atas inisiatif Dr Joleha ST MM pada tahun 2023, dengan tujuan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah untuk membantu mengurangi jumlah sampah yang berakhir di TPA dan juga memberdayakan masyarakat sekitar untuk lebih sadar akan pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Pada tahun 2024, kegiatan pendampingan dengan tema "Pengembangan Pengelolaan Bank Sampah" dilakukan untuk mendorong langkah lebih jauh dalam pengelolaan sampah.

Kegiatan ini berfokus pada pengembangan sistem yang awalnya hanya memilah sampah, menjadi sebuah proses yang mengubah sampah menjadi bahan baku untuk berbagai barang yang bermanfaat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat dosen yang terintegrasi dengan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Universitas Riau di Kelurahan Sidomulyo Barat Pekanbaru.

Pada Sabtu (24/8/2024) Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terintegrasi dengan kegiatan Pengembangan Pengelolaan Bank Sampah Ikhlas RT 09 RW 03 Perumahan Putri Tujuh II Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru.

Diketuai oleh Totok Hadi Cahyono dan dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan Dr Joleha ST MM melakukan kegiatan Pelatihan Daur Ulang Sampah Plastik menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis di RT 09 RW 03.

Narasumber pelatihan ini Mahasiswa Kukerta mengundang Ibu Arif Voni selaku team dari Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Sumatera, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta salah satu penggerak dari Assoy Recycle Pekanbaru.

Tujuan utama pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah serta mengubah sampah menjadi sumber daya yang bermanfaat.

Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada pengumpulan dan pemilahan sampah, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat untuk memanfaatkan sampah menjadi produk yang bernilai ekonomi.

Pelatihan ini berlokasi di Aula Musholla AL-IKHLAS Perumahan Putri Tujuh II RT 09 RW 03 pada pukul 10.00 WIB.

Dalam pelaksanaanya ibu Arif Voni memberikan pelatihan kepada ibu-ibu Perumahan Putri Tujuh II tentang bagaimana cara membuat kerajinan tangan dari sampah plastik menjadi tas dan dompet ramah lingkungan yang cantik dan fungsional.

Berawal dari kepedulian terhadap lingkungan dan keinginan untuk mengurangi sampah plastik ibu Arif Voni mulai bereskperimen dengan plastik bekas.

Dengan setrika dan mesin jahit, ia menyulap plastik menjadi beberapa jenis tas, dompet dan kreasi lainnya.

Usaha ibu Arif voni ini pun membuahkan hasil. Ia telah berhasil menjual ratusan tas dan dompet kepada pelanggan diberbagai daerah.

Selain menghasilkan pendapatan, usahanya juga berkontribusi dalam mengurangi pencemaran sampah plastik.

Kisah ibu Arif Voni menginspirasi bagi semua kalangan masyarakat, untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Dengan kreasi dan kepedulian, ternyata dapat mengubah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai.

Ia menjelaskan, proses pembuatan tas ini terbilang susah susah gampang. Pertama, plastik bekas dibersihkan dan dipotong sesuai pola.

Kemudian, potongan plastik yang sudah berbentuk pola diberikan motif sesuai selera lalu plastik yang telah diberi motif tersebut disetrika agar menyatu dan membentuk lembaran yang kokoh.

Selanjutnya, lembaran plastik yang telah disetrika diberi kain furing lalu dijahit menjadi tas dan dompet dengan berbagi model dan desain.

Setelah pemaparan materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan tas dan dompet dari sampah plastik.

Dalam sesi demonstrasi, Ibu Arif Voni bersama Mahasiswa Kukerta menunjukkan cara pembuatan tas dan dompet dari sampah plastik, mulai dari membuat pola, menyetrika, dan menjahit.

Selama sesi demonstrasi berlangsung, ibu-ibu Perumahan Putri Tujuh II juga ikut mempraktekan langsung cara pembuatan tas dan dompet dari sampah plastik.

Antusias ibu-ibu Perumahan Putri Tujuh II terlihat selama demonstrasi berlangsung, dimana banyak ibu-ibu yang menghasilkan produk berupa tas dan dompet dari sampah plastik.

Produk tas dari sampah plastik ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan.

Mahasiswa Kukerta Sidomulyo Barat 2024 berharap inovasi ini dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi ibu-ibu Perumahan Putri Tujuh II agar dapat terus berlatih membuat tas dan dompet dari sampah plastik.

Diharapkan produk tas dan dompet yang dihasilkan oleh ibu-ibu Perumahan Putri Tujuh II dapat menembus pasar sehingga bisa menjadi produk unggulan Bank Sampah Ikhlas.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)