Partispasi Kukerta Balek Kampung Pangkalan Bunut Dalam Kegiatan Posyandu di Masa Pandemi

Ruslan
186 view
Partispasi Kukerta Balek Kampung Pangkalan Bunut Dalam Kegiatan Posyandu di Masa Pandemi
Foto: Ist
Tim Kukerta Balek Kampung Pangkalan Bunut Bantu Kegiatan Posyandu.

PANGKALAN BUNUT, datariau.com - Pelaksanaan posyandu yang sempat terhenti sebagai antisipasi penyebaran Covid-19, akhirnya bisa kembali digelar pada tanggal 21 Juli 2021 di Balai Desa Pangkalan Bunut. Hal ini dilakukan guna memantau tumbuh kembang anak yang sempat terganggu karena pandemi Covid-19.

Pelaksanaan pelayanan posyandu untuk balita dibuka sesuai jadwal, pelaksanaan kegiatan posyandu diawasi oleh petugas puskemas yang sudah paham protokol kesehatan yang harus dilakukan.

Seorang ibu yang mengantarkan anaknya ke posyandu akan memiliki tingkat keamanan lebih baik daripada ketika ibu tersebut berbelanja ke pasar ataupun toserba. Sebab, ketika di posyandu mereka akan dicek suhu tubuhnya dan diharuskan untuk mencuci tangan dengan sabun sebelum masuk ke posyandu. Semisal mereka tidak memakai masker, pihaknya pun telah menyediakan masker.

Petugas kesehatan dari puskesmas juga akan melakukan screening ketat kepada para kader yang bertugas di posyandu. Khususnya sebelum melakukan pelayanan di posyandu. screening wajib dilakukan demi memberi aman ke semua pihak. Para petugas yang melakukan pelayanan dipastikan sehat, begitu pun dengan sasaran layanan pelayanan posyandu.

Mahasiswa KKN Pangakalan Bunut membantu pihak posyandu dalam melaksanakan pemeriksaan rutin bulanan untuk balita di Pangkalan Bunut yang diadakan di posko posyandu Pangkalan Bunut.

Posyandu yang sudah ada dimasyarakat saat ini sangat berperan dalam mendukung pembangunan kesehatan ibu dan anak. Pada masa normal, Posyandu Balita yang selama ini berjalan dengan baik dan rutin dilakukan satu kali dalam satu bulan dan pembinaan yang dilakukan oleh Puskesmas secara bergantian di masing-masing Posyandu yang sudah tersebar di masing-masing RW tersebut sangat membantu masyarakat utamanya kesehatan ibu dan anak.

Saat virus covid-19 merebak otomatis banyak pelayanan posyandu yang dinonaktifkan tidak melakukan hari buka Posyandu untuk mencegah penularan virus meluas dan pastinya ada rasa khawatir yang dirasakan orang tua balita untuk datang ke posyandu.

Untuk penanggulangan virus Covid 19 memang harus melibatkan peran serta dari semua pihak agar virus bisa cepat ditangani. Sebagian masyarakat sudah memiliki pengetahuan yang baik tentang pencegahan Covid 19 tapi hal ini belum diikuti dengan penerapan disiplin perilakunya atau mengadaptasi kebiasaan baru yaitu:

1. SelaluPakaiMasker

Penggunaan masker dapat meminimalisir penularan virus corona. Sebab, virus corona dapat menyebar melalui droplets dan dapat masuk ke dalam tubuh melalui selaput lender seperti mata, mulut, dan hidung. Dengan memakai masker kita dapat melindungi diri kita dan orang lain

2. Tetap Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan

Menjaga jarak antara satu sama lain dipercaya dapat mengurangi risiko penyebaran virus corona.Selalu perhatikan jarak fisik dengan orang lain yakni minimal 1 meter. Hal ini dapat kita lakukan saat berada di tempat umum ataupun saat di luar rumah.hindari berinteraksi langsung seperti berjabat tangan, berpelukan dengan orang lain.

3. Sering Cuci Tangan dengan sabun

Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir minimal 20 detik dapat membunuh kuman, bakteri termasuk virus corona, keringkan tangan menggunakan kain yang bersih atau tisu.

Adaptasi kebiasaan baru memang harus melibatkan semua unsur masyarakat untuk itu kader Posyandu hendaknya menjadi garda terdepan untuk aktif dalam mengedukasi masyarakat sekitar memberikan penyuluhan terkait pencegahan Covid -19 dan terus memberikan pelayanan kesehatan untuk ibu dan anak, walaupun di masa pandemi seperti sekarang. (ril)

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: Datariau.com