PEKANBARU, datariau.com - Menjelang digelarnya Pekan Raya Biologi 2024, panitia semakin meningkatkan persiapan untuk mewujudkan acara yang kompetitif dan edukatif.
Pekan Raya Biologi merupakan acara tahunan yang ditaja oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi.
Pekan Raya Biologi terbuka untuk seluruh peserta dari berbagai daerah yang berada di Provinsi Riau hingga cakupan Nasional dari Sabang hingga Merauke.
Setelah dibuka pada tanggal 08 November lalu, panitia semakin mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan. Stand pendaftaran yang dibuka setiap harinya hingga pukul 5 sore siap melayani para calon peserta yang ingin mengeksplor kemampuan mereka melalui acara Pekan Raya Biologi ini.

Anggy Pangiano ketua pelaksana mengatakan panitia penyelenggara akan terus mempromosikan acara PRB secara sosial melalui media sosial seperti Instagram, berita online, dan radio.
"Kami sangat optimis bahwa para peserta nantinya akan antusias untuk mengikuti acara PRB ini, karena banyak hal baru yang disajikan oleh panitia dan panitia telah berkolaborasi dalam mempersiapkan acara dengan semaksimal mungkin,” sebutnya.
Mengangkat tema “Eksplorasi Potensi Saintis Muda yang Kreatif dan Kompetitif melalui Pekan Raya Biologi”. PRB menyajikan serangkaian perlombaan, yaitu tiga cabang lomba yang dapat diikuti oleh seluruh Mahasiswa dan Siswa Se-Indonesia, yang terdiri dari Lomba Fotografi Nasional, Lomba Desain Poster SMP dan SMA Nasional serta Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Mahasiswa Nasional. Delapan cabang lomba yang dapat diikuti oleh siswa SMP/SMA Se-Riau dan Kepulauan Riau. Lomba Karya Tulis Remaja serta Lomba Karya Tulis Ilmiah yang dapat diikuti oleh seluruh siswa SMA Se-Sumatra.
Dijelaskannya lagi, selain dari berbagai cabang perlombaan tersebut, juga terdapat Seminar Pendidikan dengan tema Pendidikan Berwawasan Digital: “Wujudkan Growth Mindset Guru Dalam Menghadapi Tantangan Era Digitalisasi”.
"Panitia berharap seminar ini dapat menjadi sumber pengetahuan baru mengenai pengoptimalan pemanfaatan teknologi di era digitalisasi ini. Dengan demikian, sangat diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam membangun Growth Mindset guru dalam menghadapi tantangan era digitalisasi dan mendorong pembelajaran yang lebih berkualitas," tambahnya.
Keynote Speaker pada Seminar Pendidikan tahun ini ialah seorang guru besar dari Universitas Lampung yakni Prof Dr Bujang Rahman dan Guru Besar Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Riau Prof Dr Reni Suryanita ST MT PhD. Anggy Pangiano selaku ketua PRB tahun ini berharap jumlah pesertanya lebih banyak dari yang ditargetkan.