PEKANBARU, datariau.com - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pengenalan kearifan lokal melalui permainan tradisional congklak di SD Negeri 42 Pekanbaru. Kegiatan edukatif ini bertujuan untuk mengenalkan kembali permainan tradisional Riau kepada generasi muda, khususnya siswa sekolah dasar.
Dalam kegiatan yang berlangsung pada Rabu 18 Juni 2025 tersebut, sekitar 40 siswa-siswi dari kelas 4 dan 6 sangat antusias mengikuti rangkaian acara yang meliputi pengenalan sejarah congklak, penjelasan cara bermain, serta penyampaian nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam permainan tersebut. Para siswa tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga bermain congklak secara langsung bersama para mahasiswa.
Guru pendamping kegiatan sosialisasi kala itu, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Materi yang disampaikan sesuai dengan pembelajaran anak kami. Kalau kemarin hanya belajar teori saja, sekarang bersama kakak-kakak mahasiswa UMRI mempraktikkannya secara langsung,” ujarnya.
Permainan congklak yang diperkenalkan bukan sekadar permainan biasa, melainkan sarana pendidikan karakter yang mengajarkan nilai-nilai seperti kejujuran, kesabaran, dan sportivitas. Melalui permainan ini, siswa juga dilatih untuk berpikir strategis dan menghargai budaya lokal.
Kegiatan berlangsung lancar dan penuh semangat. Anak-anak tampak antusias dan gembira mengikuti sesi demi sesi yang dikemas secara interaktif. Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya lokal yang mulai tergerus oleh permainan digital, sekaligus menjadi wujud kontribusi mahasiswa dalam mendukung pendidikan karakter.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan permainan congklak dan permainan tradisional lainnya tetap lestari dan dikenal oleh generasi masa kini dan seterusnya sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah Riau. ***