Mendidik Anak di Era Digital, Mahasiswa Kukerta UNRI Adakan Sosialisasi Parenting

Datariau.com
153 view
Mendidik Anak di Era Digital, Mahasiswa Kukerta UNRI Adakan Sosialisasi Parenting

DATARIAU.COM - Di era digital saat ini, teknologi tidak bisa dijauhkan dari keseharian manusia, terutama anak-anak. Para orang tua pasti merasa khawatir akan hal ini. Terlebih lagi, anak-anak sangat mudah beradaptasi dengan teknologi terbaru yang hampir setiap harinya ada.

Keresahan tersebut mendorong Tim Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Balek Kampung Kelurahan Maharani Universitas Riau (UNRI) 2021 mengadakan sosialisasi kepada para orang tua di Kelurahan Maharani. Kegiatan bertajuk “Sosialisasi Parenting 4.0: Mendidik Anak di Era Digital” ini dilaksanakan di Kantor Kelurahan Maharani, Kecamatan Rumbai Barat, Pekanbaru. Sosialisasi dilaksanakan sekitar pukul sembilan pagi pada Ahad (15/9/2021).

Dalam sambutannya, Arifin Kurniawan selaku Ketua Tim Kukerta Kelurahan Maharani menyampaikan, perkembangan teknologi memang bagus, namun jika anak ketergantungan maka akan berdampak negatif pada penyesuaian dan keterampilan sosialnya. Hal ini menjadi tantangan yang cukup berat bagi hampir semua orang tua dalam mendidik anak di era digital.

Demikian juga yang disampaikan oleh M Yogi Riyantama Isjoni, Dosen Pembimbing Lapangan Tim Kukerta Kelurahan Maharani dalam sambutannya. Penggunaan gadget sangat mempengaruhi cara mereka dalam hal pendidikan, terkadang mereka lupa akan waktu.

"Sosialisasi ini diharapkan mampu membuka cakrawala ilmu pengetahuan kita tentang cara mendidik anak di masa digital,” katanya.

Dalam sosialisasi ini menghadirkan M Arli Rusandi -Dosen Bimbingan Konseling FKIP UNRI- sebagai pemateri. Selain sebagai pendukung pembelajaran jarak jauh dan sumber informasi serta komunikasi, teknologi digital bermanfaat dalam membangun kreativitas, mendorong pertumbuhan usaha, dan memperbaiki pelayanan publik melalui media sosial.

Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh orang tua terkait penggunaan teknologi digital, diantaranya kesehatan mata anak, masalah tidur, dan sulit konsentrasi sehingga dapat prestasi belajar anak menurun, serta perkembangan fisik dan sosial.

“Menurut penelitian, penggunaan media digital juga bisa menunda perkembangan bahasa anak, terutama untuk anak-anak usia dua tahun dan di bawahnya. Kemudian, penting bagi anak untuk menyeimbangkan antara bermain di perangkat digital dan dunia nyata untuk perkembangan otak,” ujar Arli.

Oleh sebab itu, perlu adanya pendampingan orang tua saat anak menggunakan media digital. Orang tua dapat melakukan beberapa cara dalam pendampingan anak, yaitu menambah pengetahuan terkait media digital, mengarahkan penggunaan perangkat dan media digital dengan jelas, imbangi waktu menggunakan media digital dengan interaksi di dunia nyata, dan pinjamkan anak perangkat digital sesuai keperluan.