Mahasiswa UMRI Sosialisasi Tradisi Balimau Kasai di MIN 1 Pekanbaru

datariau.com
448 view
Mahasiswa UMRI Sosialisasi Tradisi Balimau Kasai di MIN 1 Pekanbaru
Foto: Nahda Ananda Putri
Mahasiswa Prodi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar kegiatan sosialisasi nilai-nilai kearifan lokal di MIN 1 Pekanbaru, Senin (16/6/2025).

PEKANBARU, datariau.com - Sebagai bagian dari pelestarian budaya lokal dan pendidikan karakter sejak dini, Mahasiswa Prodi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar kegiatan sosialisasi nilai-nilai kearifan lokal di MIN 1 Pekanbaru, Senin (16/6/2025).

Mengusung tema "Pelestarian Nilai Kearifan Lokal melalui Tradisi Balimau Kasai sebagai Upaya Penyucian Diri di Tanah Lancang Kuning" kegiatan ini berlangsung hangat dan penuh antusiasme dari para siswa.

Dalam kegiatan ini, para mahasiswa yang terlibat adalah Nahda Ananda Putri, Edwi Syakira, Anis Karlina, Nadya Khairiah, Dina Khairida, Fadhil Hafizh Nabil, Cindy Fisabillah, Sabrina Faylesia, dan Nanda Shafa Salsabila.

Mereka memperkenalkan tradisi Balimau Kasai, salah satu tradisi khas masyarakat Melayu Riau yang dilakukan menjelang bulan suci Ramadan. Tradisi ini mengandung filosofi mendalam tentang penyucian diri, baik secara lahir maupun batin, serta semangat gotong royong dan penghormatan terhadap alam.

Sosialisasi dikemas secara interaktif dan edukatif, melalui pemaparan materi, tanya jawab, serta pembagian produk lokal yang menunjang semangat pelestarian budaya.

Kepala sekolah MIN 1 Pekanbaru menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkenalkan kembali nilai-nilai lokal kepada generasi muda. Anak-anak harus tahu bahwa budaya kita kaya dan bermakna,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu mahasiswa yang menjadi panitia menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, siswa dapat memahami pentingnya tradisi sebagai identitas daerah dan turut serta menjaga warisan budaya yang luhur,” tuturnya.

Foto bersama di akhir acara menunjukkan kebahagiaan seluruh peserta, baik dari kalangan siswa, guru, maupun mahasiswa. Semangat kolaborasi dan edukasi terlihat jelas dalam senyum ceria mereka, menjadi simbol bahwa kearifan lokal masih hidup dan tumbuh bersama generasi muda di Bumi Lancang Kuning. ***

Penulis
: Nahda Ananda Putri
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)