KUANSING, datariau.com - Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang UNRI diamanahkan untuk melaksanakan kuliah kerja nyata di kecamatan Kuantan Tengah, Kuantan Singingi.
Dengan membawakan tema desa pintar, maka banyak pula berbagai kegiatan yang terlaksana di setiap desa.
Salah satunya terletak di Kenegerian Kari tepatnya di Desa Pintu Gobang Kari. Mahasiswa Kukerta MBKM UNRI melaksanakan program kegiatan utama di MTs Nurul Ikhlas Kenegerian Kari, yaitu kegiatan belajar mengajar literasi berdasarkan kurikulum merdeka.
Kedatangan mahasiswa disambut hangat oleh semua guru di MTs Nurul Ikhlas Kenegerian Kari.
Mahasiswa bekerja sama dengan guru-guru di MTs Nurul Ikhlas Kenegerian Kari untuk mengajarkan bagaimana literasi kegiatan belajar mengajar literasi ini berlangsung.
Bahan bacaan yang diperoleh oleh mahasiswa dari perpustakaan MTs Nurul Ikhlas tersebut. Dengan demikian, Mahasiswa juga memanfaatkan sarana yang tersedia.
KBM literasi ini dilaksanakan satu satu kali pertemuan dengan mengajarkan berbagai hal di dalamnya.
Kegiatan literasi berdasarkan kurikulum merdeka ini lebih mengedepankan bagaimana kesatuan dalam team untuk berpikir kritis. Maka dari itu, dibuatlah kelompok belajar agar sama sama mencari akar permasalahan dan solusinya.
Saat KBM, interaksi antar siswa-siswi MTs Nurul Ikhlas dan Mahasiswa terjalin harmonis. Mulai dari belajar cara mencatat dan menyimpulkan berbagai macam bahan bacaan yang disediakan, belajar cara presentasi di depan kelas, belajar tanya jawab, sampai cara menutup presentasi yang benar.
Dilaksanakan juga project untuk siswa-siswi MTs Nurul Ikhlas berupa pembuatan kliping per kelompok sesuai dengan tema yang telah diberikan.
Tema yang diberikan adalah tentang kemerdekaan, kesadaran sosial dan Sirah Rasulullah. Selama seminggu telah diberikan waktu untuk penyelesaian project literasi kurikulum merdeka berupa kliping yang nantinya akan bersama-sama dinilai.
Para guru di MTs Nurul Ikhlas juga antusias mendukung program kegiatan literasi demi kemajuan sekolah untuk terus memahami literasi.
"Kami memberikan salah satu kegiatan kurikulum merdeka yaitu literasi yang pengerjaannya dibuat per kelompok untuk dapat menyelesaikan secara bersama sama yang akan lebih menumbuhkan literasi dan kekompakan antar anggota," ujar Muh Asadullah sebagai Kordes.
Hasil project literasi tersebut digantung di pojok baca model gantung yang telah Mahasiswa dan siswa-siswi buat bersama-sama. Pojok baca model gantung seperti yang dibuat oleh Mahasiswa adalah baru dibuat di MTs Nurul Ikhlas tersebut mengandung nilai guna juga mengandung unsur estetika.
Program literasi ini adalah program yang sangat ditekankan di era sekarang mengingat menurunnya minat baca di Indonesia.
Dilansir dari data UNESCO, hanya 0,001% masyarakat Indonesia yang memiliki minat baca. Maka dari itu, Mahasiswa yang diamanahkan berkegiatan di Desa Pintu Gobang Kari dengan penuh semangat menjalankan program kegiatan ini di salah satu sekolah yang dijadikan mitra yaitu MTs Nurul Ikhlas Kenegerian Kari.
Dengan senang hati dapat berbagi ilmu dengan siswa-siswi MTs Nurul Ikhlas Kenegerian Kari untuk masa depan Indonesia emas.***