Mahasiswa Kukerta Unri Laksanakan Sosialisasi Bahaya Stunting Bagi Balita di Desa Polak Pisang

Ruslan
120 view
Mahasiswa Kukerta Unri Laksanakan Sosialisasi Bahaya Stunting Bagi Balita di Desa Polak Pisang
Foto: Ist

POLAK PISANG, datariau.com - Mahasiswa Kukerta Unri Desa Polak Pisang menyelenggarakan Program Kerja (Proker) Sosialisasi Bahaya Stunting untuk Balita ke Rumah warga Desa Polak Pisang, yang di selenggarakan pada hari Sabtu (31/07/2021) di rumah warga.

Hal yang pertama sebelum melaksanakan sosialisasi tim Kukerta Unri menjumpai Ibu Puskesmas Pembantu Desa Polak Pisang untuk meminta izin sebagai mitra, sekaligus meminjam timbangan berat badan, tinggi badan, dan alat untuk melakukan cek stunting.

Selain itu, Tim juga berdiskusi bagaimana pelaksanaan sosialisasi bahaya stunting kepada Ibu Puskesmas Pembantu.

“Jika ingin membuat sosialisasi bahaya stunting laksanakan, tapi harus tetap mematuhi prokes. Ibu sarankan lebih baik pergi ke rumah warga dengan beberapa orang, tetapi mematuhi prokes sebelum masuk dan setelah masuk rumah seperti mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker, kalau kumpul-kumpul tidak boleh karena menghindari kerumunan," jelas Ibu Puskesmas.

Setelah berbincang-bincang santai dengan menikmati seduhan teh hangat dan sepotong roti, hasil keputusan Ibu Puskesmas Pembantu dan tim Kukerta adalah sosialisasi bahaya stunting dilaksanakan ke rumah warga agar menghindari kerumunan.

Hal selanjutnya yang dilaksanakan adalah tim Kukerta membuat bubur kacang hijau untuk dibagikan kepada anak balita sebagai asupan gizi mereka.

Pelaksanaan sosialisasi tim Kukerta tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai handsanitizer, menjaga jarak, dan memakai.

Sosialisasi ini dilaksanakan setelah sholat zuhur di berbagai macam Dusun yang mempunyai anak Balita.

Dalam penyelenggaraan mahasiswa Kukerta melakukan sosialisasi dengan cara menyampaikan materi seperlunya yang telah disiapkan, membagikan poster tentang bahaya stunting yang telah dibuat, dan mengukur tinggi badan dan berat badan pada anak Balita. Terakhir, membagikan sebungkus bubur kacang hijau dan air mineral untuk anak.

Hasil yang didapatkan pada sosialisasi bahaya stunting ini adalah Allhamdulillah anak-anak balita di Desa Polak Pisang tidak ada yang termasuk bahaya stunting.

Materi yang disampaikan tentang bahaya stunting bertujuan untuk memberikan informasi sekaligus edukasi kepada para orang tua Desa Polak Pisang agar tetap waspada perihal bahayanya stunting.

Stunting, kondisi tinggi badan anak lebih pendek dibanding tinggi badan anak seusianya. Stunting bisa disebabkan dengan berbagai macam salah satunya kekurangan gizi pada anak.

Kekurangan gizi pada anak akan berdampak pada perkembangan otak, rendahnya kemampuan kognitif yang akan memengaruhi prestasi sekolah dan keberhasilan pendidikannya.

”Kami sebagai orang tua anak, berterima kasih kepada anak KKN telah berkunjung ke rumah kami sekaligus sosisalisasi, semoga materi sekaligus bubur kacang hijau ini bermanfaat untuk anak,” tutur orang tua anak di Dusun 2. (ril)