Mahasiswa Kukerta Reguler UNRI Gelar Seminar Cegah Stunting di Kepenghuluan Sinaboi

datariau.com
518 view
Mahasiswa Kukerta Reguler UNRI Gelar Seminar Cegah Stunting di Kepenghuluan Sinaboi

DATARIAU.COM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler Universitas Riau sukses menggelar kegiatan seminar pencegahan stunting di Kepenghuluan Sinaboi pada Selasa 13 Agustus 2024 pukul 10.00 WIB. Acara ini dilaksanakan di kantor Kepenghuluan Sinaboi dihadiri ibu PKK Kepenghuluan Sinaboi, bidan, dokter, ibu hamil, balita, dan mahasiswa Kukerta Universitas Riau.

Kegiatan seminar cegah stunting ini merupakan salah satu program kerja dari Kukerta Reguler Universitas Riau 2024, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat yang ada di Kepenghuluan Sinaboi tentang masalah stunting banyak terjadi pada anak-anak serta membagikan informasi terkini mengenai penyebab, solusi dan juga memberikan variasi menu makanan yang bernutrisi dari olahan ikan senangin untuk mencegah stunting pada anak-anak.

Kegiatan ini mengusung tema “Optimalisasi Gizi Anak untuk Mencegah Stunting Melalui Pemanfaatan Bakso Ikan sebagai Makanan Sehat dan Bergizi”. Seminar pencegahan stunting diawali dengan kata sambutan oleh Aldo Steven Andreas selaku ketua kelompok Kukerta di Kepenghuluan Sinaboi.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada para ibu-ibu yang telah menghadiri kegiatan seminar ini, saya harap ibu-ibu dapat memperhatikan pemaparan seminar tentang stunting dengan baik dan benar agar dapat diterapkan kedepannya,” ujarnya.

Rutmawarni Ketua PKK Kepenghuluan Sinaboi dalam sambutannya mengatakan bahwa kepada peserta seminar diharapkan dapat mengikuti dan mendengarkan penyampaian materi dari mahasiswa sehingga dapat bermanfaat bagi semua.

Sebagai bagian dari kegiatan ini, mahasiswa kukerta reguler Universitas Riau di Kepenghuluan Sinaboi memperkenalkan bakso ikan senangin sebagai salah satu contoh makanan yang banyak mengandung protein dan bergizi.

Kandungan gizi dan protein dari ikan senangin dapat meningkatkan kebutuhan gizi bagi anak-anak sehingga dapat menjadi olahan makanan untuk pencegahan stunting.

Mahasiswa juga memberikan panduan resep dan cara mengolah ikan senangin yang baik dan benar menjadi bakso ikan yang berprotein dan bergizi. Respon dari para ibu-ibu yang hadir sangat positif, dengan banyak yang tertarik untuk mencoba membuat bakso ikan senangin di rumah. Pemaparan materi ini dipandu oleh Krisman Rivaldo Panjaitan.

Setelah pemaparan materi mengenai pengolahan ikan senangin menjadi bakso ikan sebagai makanan pencegah stunting, kegiatan dilanjutkan dengan seminar pencegahan stunting oleh bidan dan dokter dari puskesmas Kepenghuluan Sinaboi. Pada seminar tersebut menjelaskan tentang penyebab stunting, dampak dan pengaruh. stunting pada anak, cara pencegahan stunting, dan program PMT (Pemberian Makanan Tambahan) lokal.

Setelah pemaparan materi mengenai stunting selesai, kegiatan selanjutnya ialah membagikan sampel bakso ikan senangin kepada para tamu yang hadir dalam kegiatan seminar tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama dengan mahasiswa kukerta, ibu-ibu PKK, bidan, dokter, dan ibu-ibu tamu undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut. ***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)