Untuk Server UNBK, Murid SMP Dimintai Sumbangan

datariau.com
1.224 view
Untuk Server UNBK, Murid SMP Dimintai Sumbangan
Foto: Elang Suganda
Para siswa di SMP 13 Makassar.

MAKASSAR, datariau.com - Ujian Nasional Berbasis Komputer untuk siswa/siswi kelas tiga, di masing-masing Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan, yang akan berlangsung pada bulan Mei mendatang, dinilai membebankan orang tua siswa siswi.

Pasalnya, para pelajar yang akan ikut UN mengaku dimintai sumbangan untuk penambahan server di sekolah dan biaya lainnya, melalui komite sekolah, seperti tahun lalu. Hal ini disayangkan oleh sejumlah kalangan, dimana di satu sisi ada program pemerintah yang katanya pendidikan gratis, namun pada kenyataannya masih ada juga sumbangan yang dilakukan pihak sekolah dengan berlindung di balik komitmen hasil rapat komite dengan orangtua siswa.

Sehingga terkesan sumbangan itu tidak dipakasakan kepada masing-masing orangtua siswa yang notabene mengiyakan hasil keputusan rapat komite untuk sumbangan penambahan server dan biaya lainnya.

Seperti yang dikeluhkan beberapa orangtua pelajar di SMP Negeri 13 Makassar Provinsi Sulawesi Selatan, salah seorang orangtua siswa sebut saja Nis kepada datariau.com belum lama ini mengatakan, bahwa pihaknya dimintai sumbangan di sekolah untuk penambahan server.

"Jumlahnya ya tergantung kemampuan, ada yang menyumbang Rp100.000 ada Rp200.000, tapi yang jadi pertanyaan kenapa mesti dibebankan kepada kami selaku orangtua siswa, seharusnya pihak sekolah yang memfasilitasi siswa yang akan ikut UN, dana Bos di sekolah kan ada," sebutnya.

Seharusnya, lanjut orangtua tersebut, jika pihak pemerintah memberlakukan UN berbasis komputer, sebelumnya perangkat di sekolah harus siap, bukannya dengan membebankan perangkat kepada wali murid.

Kepala SMP Negeri 13 Makassar, Ramli dikonfirmasi melalui Whatsapp mengatakan, sumbangan siswa-siswi memang komite yang meminta untuk penambahan server dan biaya lain. Tapi tidak dipaksakan, tergantung dari kemampuan orangtua siswa.

"Kita bisa lihat buktinya yang menyumbang di orang yang dipercayakan, Bendahara Komite Ibu Mia, ada yang Rp100 ribu ada yang Rp200 ribu dan ada juga yang lebih. Untuk konfirmasi lebih lengkap silahkan lihat sama si pengumpul tadi," terangnya.

Bendahara Komite SMP Negeri 13 Makassar Mia yang ditemui di SMP Negeri 13 Makassar belum bersedia dikonfirmasi terkait persoalan tersebut.

"Maaf pak saya lagi sibuk dulu simulasi siswa," singkatnya.

Sejumlah orang tua siswa berharap agar sumbangan di SMP ini ditiadakan.

Penulis
: Elang Suganda
Editor
: Angga
Sumber
: Datariau.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)