SMK di Pelalawan Ini Lakukan Pungutan Kepada Siswa

datariau.com
908 view
SMK di Pelalawan Ini Lakukan Pungutan Kepada Siswa
Ilustrasi (Foto: Internet)
PELALAWAN, datariau.com - Mulai Januari 2019, pelajar di SMKN 1 Pelalawan harus membayar sejumlah uang. Pembayaran ini diklaim karena dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari propinsi Riau turun jauh tahun ini.

Seorang wali murid di SMKN 1 Pelalawan mengatakan keponakannya yang sekolah tersebut dibebankan biaya sebesar Rp 100.000 per bulan. Ini berlaku untuk tiap siswa dan pembayaran dana tersebut efektif mulai Januari ini. Dana bulanan tersebut disebut sebagai SPP. Kutipan ini diklaim sebagai keputusan bersama Komite Sekolah yang menggelar rapat Februari lalu.

"Ponakan saya memang sekolah di situ kelas I. Tinggal di rumah saya. Saya belum bayar uang Rp 100.000 per bulan itu," kata sumber Tribunpekanbaru.com ini yang juga berstatus sebagai guru di Pelalawan, Selasa (12/3/2019).

Ia mendengar kutipan ini dilakukan karena dana BOSDA dari Propinsi Riau mulai 2019 ini mengalami penurunan. Seharusnya, berapa kekurangan secara keseluruhan akibat menurunnya jumlah dana BOSDA Propinsi tersebut, disampaikan ke wali murid dan dibagi per siswa.

Saat ini, jumlah siswa di sekolah tersebut sebanyak 1.500 orang. Bila dihitung Rp 100.000 per siswa, maka akan didapat dana yang sangat fantastis. "Jangan sampai ada overlap dalam pembayaran kegiatan sekolah. Karena selain dana BOSDA ada juga dana BOSNAS dari pusat," ujarnya.

Kepala sekolah SMKN 1 Pelalawan Nuasia membenarkan pihaknya melakukan kutipan dana tersebut. Begitu juga dengan besarannya. Ia berdalih, keputusan tersebut berdasarkan hasil rapat komite.

"Mulai Januari memang pembayarannya. Rp 100.000 per siswa," kata Nuasia, Selasa (12/3/2019).

Dikatakannya, turunnya jumlah dana BOSDA dari Propinsi membuat pihaknya melakukan pungutan ke siswa. Tahun ini, dana BOSDA dari Propinsi hanya Rp 400 ribu per siswa per tahun. Padahal, tahun sebelumnya dana BOSDA dari Propinsi sebesar Rp 1.200.000 per siswa per tahun. Dana BOSNAS dari pusat sendiri tidak mengalami perubahan. Yakni Rp 1.400.000 per siswa per tahun.

"Karena jauhnya turun dana BOSDA ini makanya kita lakukan kutipan ke siswa. Jadi untuk pembayaran TU, Lingkungan dan operasional lainnya," ujarnya. (*)
Sumber
: http://pekanbaru.tribunnews.com/2019/03/12/jumlah-dana-bosda-riau-disebut-turun-smk-di-pelalawan-ini-kutip-dana-ke-siswa
Tag:bosdaSmk
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)