Mahasiswa KKN MAs UMRI Kelompok 136 Sosialisasi Kompetensi Digital dan Keamanan Usaha di Kampung Merangkai

datariau.com
2.128 view
	Mahasiswa KKN MAs UMRI Kelompok 136 Sosialisasi Kompetensi Digital dan Keamanan Usaha di Kampung Merangkai
Foto: Raditya Pradipa
Mahasiswa KKN Mas UMRI kelompok 136 menggelar kegiatan sosialisasi bertema “Pentingnya Kompetensi Digital dan Keamanan Usaha” di Gedung Serbaguna Kampung Merangkai, Rabu malam (27/8/2025).

SIAK, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mas Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) kelompok 136 menggelar kegiatan sosialisasi bertema “Pentingnya Kompetensi Digital dan Keamanan Usaha” di Gedung Serbaguna Kampung Merangkai, Kecamatan Dayun, Rabu malam (27/8/2025).

Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar lebih melek teknologi, sehingga mampu menghadapi tantangan sekaligus peluang yang hadir di era digital saat ini.

Dalam sambutannya, Ketua Kelompok KKN Mas UMRI 136 menegaskan pentingnya adaptasi dunia usaha terhadap perkembangan teknologi.

Mahasiswa ingin membantu masyarakat, khususnya pelaku UMKM, agar tidak tertinggal di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Jika usaha tidak memanfaatkan digital, maka peluang pasar akan semakin sempit.

Pernyataan tersebut menjadi pengantar bagi rangkaian materi yang disiapkan dengan tujuan praktis, mudah dipahami, dan langsung bisa diterapkan.

Materi sosialisasi meliputi berbagai topik yang dekat dengan kebutuhan pelaku usaha. Dimulai dengan pengenalan konsep UMKM digital, peserta diperkenalkan pada bagaimana platform online dapat menjadi etalase baru yang memperluas jangkauan pasar.

Setelah itu, mahasiswa menjelaskan strategi membuat konten menarik untuk media sosial, yang dianggap sebagai kunci dalam membangun citra usaha.

Tak hanya itu, disampaikan pula tips praktis mengenai kemasan produk yang tidak hanya fungsional tetapi juga memiliki daya tarik visual.

Selain pengembangan usaha, aspek keamanan juga mendapat perhatian serius. Peserta diberikan pengetahuan tentang cara mengenali penipuan daring dan hoaks yang kerap menyasar pelaku UMKM.

Panduan mengenai pendaftaran usaha di Google Maps turut dibahas, dengan tujuan agar produk dan layanan lokal dapat lebih mudah dijangkau konsumen, baik dari dalam maupun luar daerah.

Acara yang dihadiri sekitar 30 peserta ini dibuka secara resmi oleh Ketua Kelompok KKN bersama tokoh masyarakat setempat. Para mahasiswa bertindak sebagai pemateri utama dan menyampaikan materi dengan bahasa yang sederhana, interaktif, serta disertai contoh-contoh nyata.

Sosialisasi berlangsung selama satu setengah jam, diwarnai suasana hangat dan antusias. Hal ini terlihat terutama dari kalangan anak muda yang aktif mengajukan pertanyaan seputar digital marketing, strategi branding, dan keamanan usaha di dunia maya.

Apresiasi datang dari berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat yang hadir. Kepala Dusun II, misalnya, menilai kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi saat ini. Ia bahkan berbagi pengalaman pribadinya sebagai korban penipuan online.

Tidak hanya berhenti pada sesi penyampaian materi, mahasiswa KKN Mas UMRI kelompok 136 juga memberikan kesempatan tindak lanjut. Pelaku UMKM yang ingin mendaftarkan lokasi usahanya di Google Maps atau membutuhkan pendampingan lebih lanjut dipersilakan menghubungi panitia maupun narasumber kegiatan.

Langkah ini menjadi bentuk keberlanjutan agar pengetahuan yang diberikan tidak sekadar berhenti di forum sosialisasi, tetapi benar-benar diterapkan.

Penulis
: Raditya Pradipa
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)