Tim KKN Unri Bersama Bindes Yosi Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Masjid Nurul Salam

503 view
 Tim KKN Unri Bersama Bindes Yosi Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Masjid Nurul Salam
Foto: Ist
Tim KKN Relawan Covid-19 Universitas Riau Kecamatan Pucuk Rantau lakukan upaya pencegahan virus corona dengan menyemprotkan Desinfektan.

DATARIAU.COM - Masalah Covid-19 hingga saat ini masih belum menunjukkan titik terang. Penyebarannya terus berlanjut hingga ke pelosok-pelosok Daerah yang berada di Indonesia khususnya. Banyak organisasi-organisasi yang apresiasi dalam mencegah penyebaran Covid-19. Salah satunya adalah Tim KKN Relawan Covid-19 Universitas Riau Kecamatan Pucuk Rantau yang diketuai oleh Irsyadi Rahmat. Upaya pencegahan yang dilakukan berupa penyemprotan Desinfektan. 

Penyemprotan desinfektan bertujuan untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19. Penyemprotan dilakukan oleh tim KKN Relawan covid-19 Universitas Riau di Kecamatan Pucuk Rantau tepatnya di Desa Perhentian Sungkai. 

Desa Sungkai adalah salah satu Desa terujung dari Kabupaten Kuantan Singingi yang berbatasan dengan Kabupaten Darmasraya Provinsi Sumatera Barat. Pelaksanaan penyemprotan Desinfektan dilakukan pada Selasa (16/6/2020). Berbatasan dengan Kabupaten Dharmasraya yang merupakan Zona merah adalah salah satu hal yang perlu diperhatikan. 

Penyebaran penularan covid-19 sangat cepat, sehingga perlu upaya-upaya dalam mencegah rantai penyebaran covid-19. Selain menyeleksi orang-orang luar yang masuk, memberikan edukasi berupa spanduk dan sosialisasi, merancang APD bahkan mengidentifikasi warga yang rentan sakit, maka penyemprotan desinfektan juga sangat diperlukan, terutama ditempat-tempat yang sering dikunjungi warga.

 

Tim KKN Relawan Covid-19 Universitas Riau bekerjasama dengan buk Yosi selaku bidan Desa yang ditugaskan di Desa Perhentian Sungkai Kecamatan Pucuk Rantau. 

Perencanaan penyemprotan Desinfektan terlebih dahulu didiskusikan dengan Tenaga Kesehatan terkait bahan yang digunakan. 

Menurut Buk Yosi, ”Penyemprotan desinfektan sangat bagus dilakukan, karena mampu mencegah penularan dan memutuskan rantai penyebaran Covid-19 sekaligus menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Bahan yang digunakan adalah baclyn, wipol dan soklin lantai. Untuk penggunaannya bclyn 1:1, wipol 1:1 dan SOS 1:5,” jelasnya.

  

Menurut Irsyadi Rahmat dan rekannya selaku Relawan Covid-19 bahwa, “Sasaran penyemprotan adalah Mesjid dan Kantor Kepala Desa. Alasan mesjid dipilih sebagai sasaran penyemprotan Desinfektan adalah karena mesjid merupakan tempat yang sering dikunjungi dan tempat terjadinya interaksi sosial antar warga. Begitu juga dengan kantor kepala Desa. Kantor kepala Desa adalah salah satu akses utama Desa dalam melakukan tugas-tugas dan kegiatan-kegiatan desa. Sehingga tempat-tempat yang seperti ini harus dilakukan penyemprotan Disinfektan. Semoga dengan diadakannya penyemprotan desinfektan ini mampu mencegah terjadinya penularan covid-19 dan semoga wabah covid ini segera berlalu,” bebernya.(rls)

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)