Setiap Parkir Masyarakat Bayar, Tapi Tidak Masuk Kas Daerah, Uangnya Kemana?

datariau.com
1.241 view
Setiap Parkir Masyarakat Bayar, Tapi Tidak Masuk Kas Daerah, Uangnya Kemana?
dok.
Parkir di badan Jalan HR Soebrantas Panam kecamatan Tampan Pekanbaru saat malam lebaran Idul Fitri, petugas meminta Rp2000 setiap kendaraan. Padahal lokasi parkir di badan jalan yang bisa mengganggu pengguna jalan.

PEKANBARU, datariau.com - Persoalan parkir di Kota Pekanbaru semakin hari semakin rumit. Dimana, saat ini ribuan petugas parkir bergantayangan memintai uang setiap masyrakat yang singgah berkendara.

Namun anehnya, dari sekian banyaknya kendaran yang dimintai parkir, ternyata pendapatan asli daerah (PAD) Kota Pekanbaru dari sektor parkir tidak capai target. Lantas kemana uang parkir yang ditarik dari masyarkat, baik parkir di depan ruko, pasar, kantor pos, kantor cabang bank Riau Kepri, mal dan kantor lainnya?

Terkait hal ini, Kepala UPTD Parkir Dishubkominfo, Bambang Armanto membenarkan bahwa target PAD dari sektor parkir tidak tercapai. Dimana di bulan Agustus ini, PAD dari parkir baru Rp4,5 miliar. Capaian itu masih jauh dari target yang ditetapkan Pemko Pekanbaru sebesar Rp10 miliar.

"Untuk PAD parkir tahun ini, Dishubkominfo Pekanbaru diberikan target Rp10 miliar, namun hingga bulan Agustus, pencapaian target PAD baru Rp4,5 miliar," ujar Bambang Armanto, Ahad (28/8/2016).

Lanjutnya, tahun ini target PAD sektor parkir meningkat dibandingkan dengan tahun lalu. Tahun lalu, target yang ditetapkan tidak sampai Rp10 miliar. Namun, meski pencapaian PAD sektor parkir masih terbilang rendah, ia optimis target yang diberikan akan tercapai hingga akhir tahun 2016.

"Bagaimanapun kita akan laksanakan dan kejar target PAD ini. Kita optimis, karena ini amanah dari pimpinan," sebutnya.

Mengejar target itu, kata Bambang, pihaknya akan mengawasi dan menindak Juru Parkir (Jukir) yang tidak resmi agar mau menyetorkan uang parkir ke Dishubkominfo. Dengan begitu, bisa meminimalisir kemungkinan bocornya PAD dari sektor parkir.

"Misalnya yang ilegal itu, kita legalkan. Jadi potensi PAD dari sektor parkir di Pekanbaru bisa dimaksimalkan," terangnya.

Kalau ada ditemukan jukir liar, pihaknya akan melakukan penangkapan dan minta pertanggungjawaban. "Kita tidak akan persusah jukir, jika yang bersangkutan memiliki koordinator parkir di Pekanbaru," imbuhnya.

Penulis
: Rina
Editor
: Zardi
Tag:parkir
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)