Kekurangan Personil, Satpol PP Tidak Bisa Berjaga di Lokasi Rawan PKL

datariau.com
889 view
Kekurangan Personil, Satpol PP Tidak Bisa Berjaga di Lokasi Rawan PKL
Illustrasi

PEKANBARU, datariau.com - Seharusnya, personil Satpol PP ditugaskan menjaga di lokasi bekas tempat pedagang kaki lima berjualan yang ditertibkan agar tidak lagi kembali berjualan, namun karena kekurangan personil, hal itu tidak bisa dilakukan Satpol PP Kota Pekanbaru.

Seperti di Jalan Teratai yang belum lama ini ditertibkan, saat ini PKL satu persatu sudah bermunculan lagi. Solusi dbangunnya Pasar Higienis di lokasi itu seperti sia-sia, karena pasar yang dibangun pemerintah ini tampaknya kurang diminati sehingga sepi dari jual beli.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP Pekanbaru Zulfahmi Adrian mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi dan penertiban PKL yang membandel tersebut. "Kalau itu saya kurang tahu, kalau PKL kembali berjualan di jalan, nanti akan ada evaluasi," ujarnya.

Ketika ditanya, terkait tidak ada personil Satpol PP yang berjaga sehingga pedagang kembali menggelar lapak di tepi jalan, Zulfahmi mengakui jika personilnya tidak ada berjaga lagi. Hal ini disebabkan keterbatasan anggota Satpol PP.

"Personil kita sudah hampir dua bulan sudah melakukan pengawasan di pasar itu. Kita sudah lakukan penindakan yang menurut kita seharusnya dilakukan. Tetapi kita tidak bisa setiap hari berjaga. Disamping keterbatasan personil, seharusnya dinas terkait yakni Dinas Pasar-lah yang harus menyelesaikan masalah dengan pedagang," jelasnya.

Sedangakan untuk pedagang yang kembali berjualan di titik-titik yang dilarang, Zulfahmi menambahkan, pihaknya akan lakukan penertiban. Pasalnya, sepanjang jalan tersebut harus bersih dari PKL.

"Terpenting sepanjang Jalan Teratai dan Seroja tidak dibenarkan berjualan. Mungkin kita tidak ada di hari tertentu. Kalau ada, kita di sana akan kita lakukan penindakan disitu. Jika pedagang masih berjualan di sana silahkan rasakan resikonya," tutupnya.

Penulis
: Rina
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)