SELATPANJANG, datariau.com - M Edy Afrizal SE MH akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Kesenian Meranti periode 2017-2022. Terpilihnya Edy sebagai Ketum melalui Musyawarah Seniman Daerah (Musenda) 2017 di Kepulauan Meranti yang digelar di Aula Kantor Bupati, Selasa (21/11/2017).
Pemilik suara dalam pemilihan Ketua Umum DKM berjumlah sebanyak 11 orang. Sementara 9 berasal dari seniman yang diutus masing-masing kecamatan, ditambah 2 suara dari pengurus DKM periode 2010-2017.
Awalnya, 10 orang peserta Musenda yang memiliki suara sepakat menunjuk M Edy Afrizal sebagai Ketum DKM. Namun, satu diantaranya yang merupakan Ketum DKM sebelumnya, Suryadi AG memilih Afrizal Cik. Sehingga calon Ketum DKM berjumlah 2 orang.
Karena Calon Ketum DKM berjumlah 2 orang, Pimpinan Sidang I Jefri Hidayat menskor Musenda selama 3 menit karena memberi kesempatan Edy Afrizal dan Afrizal Cik untuk bermusyawarah mufakat.
Setelah melakukan perundingan, skor sidang dicabut, Afrizal Cik dan Edy Afrizal mendapat kesempatan menyampaikan hasil musyawarah. Afrizal Cik menyatakan proses pemilihan Ketum DKM diserahkan sepenuhnya ke M Edy Afrizal.
"Di tangan kakanda saya, Edy Afrizal lah untuk menentukan keputusan itu," kata dia dalam musyawarah.
Pria yang akrab disapa Panglime itu sempat tak langsung menyatakan dirinya siap menjadi Ketum DKM. Dikarenakan ada keputusan dua opsi hasil musyawarah tersebut. Diantaranya, dirinya menjadi Ketua Majelis Pembina Kesenian sedangkan Afrizal Cik menjadi Ketum DKM. Opsi terakhir, Edy Afrizal jadi Ketum dan Afrizal Cik jadi Sekum DKM.
"Itu dua opsi hasil musyawarah kami tadi. Tinggal bagaimana keputusan kawan-kawan semua. Saya balikkan keputusan itu ke kawan-kawan, karena saya tak akan ada arti apa-apa tanpa kawan-kawan semua," kata Edy Afrizal.
Setelah semua peserta sidang memberikan pilihan satu dari dua opsi, termasuk peninjau memberikan masukan, maka ditetapkanlah M Edy Afrizal sebagai Ketum DKM periode 2017-2022.