BPMD-PPT Inhu Surati Camat Terkait Pembangunan Tower di Tanjung Gading

Admin
1.323 view
BPMD-PPT Inhu Surati Camat Terkait Pembangunan Tower di Tanjung Gading
Ilustrasi

RENGAT, datariau.com - Terkait konflik pembangunan menara telekomunikasi PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) di RT 001 RW 001 Kelurahan Tanjung Gading Kecamatan Pasir Penyu, Badan Penanaman Modal Daerah dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMD-PPT) Kabupaten Indragiri Hulu surati camat. Hal ini ditegaskan Kadis BPMD-PPT Inhu H Seno Aji, Senin (12/2/2018) kepada datariau.com di ruang kerjanya.

"Kita secara resmi sudah menyurati Camat Pasir Penyu terkait pembangunan menara yang berlokasi di lingkungan Kelurahan Tanjung Gading. Dalam surat kita minta kepada Camat Pasir Penyu untuk kembali evaluasi rekom untuk pengurusan izin pembangunan menara tersebut," terangnya.

"Untuk mengenai izin, sampai hari ini Senin (12/2/2018) BPMD-PPT Inhu belum ada mengeluarkan izin untuk pembangunan menara Protelindo yang berlokasi di lingkungan Kelurahan Tanjung Gading kecamatan Pasir Penyu," terangnya.

Ditanya, apa tindakan yang akan dilakukan dengan pembangunan menara Protelindo yang belum kantongi izin, tapi sudah melaksanakan pembangunan atau pekerjaannya, dia menerangkan bahwa sudah koordinasikan kepada Satpol PP. "Coba tanyakan hal itu kepada Satpol PP," tegasnya.

Sementara itu, Kasat Satpol PP Kabupaten Inhu Bobby Rahmat SSTP MSi saat dikonfirmasi melalui selulernya mengatakan, bahwa saat ini pihaknya belum bisa mengeluarkan stetmant.

"Karena saya baru saja dipindah di Satpol PP dan belum dilakukan Sertijab. Tapi informasi ini akan segera saya tindaklanjuti setelah saya di-sertijab," sebutnya.

Hingga berita ini dimuat, Camat Pasir Penyu Bambang Indramawan belum dapat dikonfirmasi, saat dicoba untuk konfirmasi melalui via selulernya belum dijawab.

Sebelumnya, dalam surat rekom untuk pembangunan menara Protelindo di Tanjung Gading, perusahaan tersebut yang beralamat di menara BCA Lt 55 Jl MH Thamrin No 1 Jakarta 10310 Indonesia, ditandatangani oleh Lurah Tanjung Gading dan Camat Pasir Penyu. Diduga ada beberapa tanda tangan warga yang dipalsukan. Selain itu juga ditemukan warga yang bertanda tangan tidak berdomisili di titik radius 50 meter tower yang akan dibangun.

Penulis
: Heri
Editor
: Angga
Sumber
: Datariau.com
Tag: