Pengusaha Reklame Keluhkan Sistem Perizinan di Pekanbaru

1.666 view
Pengusaha Reklame Keluhkan Sistem Perizinan di Pekanbaru
Reklame di bando jalan. (foto: bir)
PEKANBARU, datariau.com - Praktek kongkalingkong antara pihak pemberi izin dengan pengusaha reklame di Kota Pekanbaru diduga sebagai salah satu pemicu kesemberautan reklame di Kota Bertuah itu. Sebab terdapat beberapa perizinan reklame yang sudah tumpang tindih dan kondisi ini ternyata tidak diketahui oleh Dinas Tata Kota selaku instansi yang mengeluarkan izin tersebut.

Salah seorang pengusaha reklame Hendri dari CV Cahaya Advertising mengungkapkan, bahwa kondisi yang terjadi di lapangan saat ini semakin tidak jelas, "Kita sudah memiliki izin, namun di tengah perjalanan ternyata ada izin baru yang dikeluarkan oleh Dinas Tata Ruang dan Bangunan untuk memasang reklame di titik yang sama, terus bagaimana dengan izin yang sudah ada dengan kita," jelas Hendri, Rabu (24/9/2014).

Disambung Hendri, untuk membangun satu tiang reklame tersebut pihaknya membutuhkan investasi yang cukup besar dan setiap tahunnyamembayarkan PAD untuk Pemko Pekanbaru. Namun kenyataanya saat ini investasi yang sudah dikucurkan tidak mendapatkan perlindungan dari pemerintah.

"Yang jadi pertanyaan dari kita saat ini, kenapa bisa keluar izin baru di tempat dan lokasi yang sama, apakah mereka tidak memiliki data sebelum mengeluarkan izin, kemudian bagaimana dengan investasi yang sudah kita kucurkan untuk membangun papan reklame tersebut," tanya Hendri.

Hendri memberikan empat lokasi yang saat ini masih terjadi tumpang tindih perizinan, diantaranya Reklame di depan Purna MTQ, Simpang Harapan Raya, Jalan Cut Nyak Dien dan jalan menuju AKAP.

"Kita mengikuti saran dari pemerintah, kalau perizinan reklame harus menggunakan IMB, namun ketika kita sedang mengurus IMB ternyata ada izin yang baru dikeluarkan, ini sama saja dengan menjebak pengusaha. Sedangkan izin yang kita miliki tahun lalu belum berakhir," keluhnya. (*)


JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)