Camat Sukajadi Akan Layangkan Surat Teguran ke PKL UIN Suska

1.817 view
Camat Sukajadi Akan Layangkan Surat Teguran ke PKL UIN Suska
Ilustrasi. (foto: net)
PEKANBARU, datariau.com - Semakin menjamurnya Pedagang Kaki Lima (PKL) di samping Kampus UIN Suska Riau, Kecamatan Sukajadi membuat keadaan Jalan Balam menjadi semrawut. Untuk itu, Camat Sukajadi Edi Rizal berjanji segera melayangkan surat teguran kepada PKL agar tidak lagi berjualan di tempat yang bukan area jualan.

Hal ini disampaikannya, berdasarkan keluhan warga beberapa waktu lalu, dimana warga merasa terganggu dengan keberadaan PKL tersebut yang semakin hari semakin menjamur.

"Kami sudah dengar keluhan warga terkait keberadaan PKL di samping Kampus UIN Suska Riau Jalan Balam itu, dan dalam waktu dengan ini kami akan layangkan surat teguran, dan kami menghimbau untuk tidak berjualan lagi di situ," kata Edi, Kamis kemarin.

Dalam ini juga, Edi menyebutkan akan melibatkan RT/RW setempat untuk bersama-sama dapat menjaga dan mengawasi wilayahnya dari aksi pedagang liar ini. "Apalagi sangat menganggu ketertiban dan keindahan Kota Pekanbaru. Untuk itu kami juga berhadap setelah nanti disurati supaya PKL tidak lagi berjualan di samping Kampus UIN itu," ujarnya lagi.

Tidak hanya pedagang di samping Kampus UIN, akan tetapi pedagang liar di Jalan Rajawali banyak juga berjualan sampai memakan badan jalan, ini juga akan disurati camat. "Jika nanti masih membandel dan tidak patuh dengan imbauan kita, maka kami akan menyurati Satpol PP untuk melakukan penertiban PKL itu," tegasnya.

Menurut Edi, kewenangan untuk melakukan penertiban itu berada di Satpol PP, sementara pihak kecamatan hanya bisa memberikan teguran dan himbauan saja. "Eksekusi itu Satpol PP. Kami tidak punya personil untuk melakukan penertiban," singkatnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Pekanbaru Zaidir Albaiza SH, meminta kepada Pemerintah Kota Pekanbaru untuk segera mencarikan solusi bagi PKL ini. Artinya ketika dilarang berjualan di sembarang tempat maka perlu disiapkan tempat yang representativ oleh Pemko sebagai relokasi mereka nantinya.

"Maraknya PKL ini di Pekanbaru kami menilai karena Pekanbaru ini kekurangan pasar tradisional serta infrastruktur yang memadai, maka itu kami minta Pemko segera carikan solusinya agar kesejahteraan masyarakat pedagang tidak dikebiri, dan PKL pun merasa tidak dianaktirikan," ujar Politisi PKB ini.

Selanjutnya disampaikan Zaidir, jika sudah disiapkan tempatnya, maka pengawasan harus lebih ditingkatkan. "Tentu demi ketertiban, dan keindahan Kota Pekanbaru yang kita cintai ini," tutupnya. (*)





Tag:CamatPkl
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)