Ayat Cahyadi Ajak Korban Kebakaran Ramayana Bersabar Hadapi Musibah

1.497 view
Ayat Cahyadi Ajak Korban Kebakaran Ramayana Bersabar Hadapi Musibah
Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi.
PEKANBARU, datariau.com - Musibah memang datang tanpa mengenal waktu dan tempat, seperti kebakaran Plaza Sukarama atau Ramayana Pekanbaru, kerugian para pedagang ditaksir Rp1 triliun. Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi ikut prihatin akan musibah ini.

"Kami mengimbau kepada pemilik kios di Pusat Perbelanjaan Ramayana Plaza Sukaramai Pekanbaru untuk bersabar dalam menghadapi musibah ini," kata Ayat usai mengikuti acara senam bersama yang ditaja Darma Wanita Kota Pekanbaru bersempena HUT ke-16 DWP di halaman Kantor Walikota Pekanbaru, Kamis (10/12/2015).

Ayat mingintruksikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadan Kebakaran (BPBPK) Burhan Gurning untuk mengecek apakah api sudah benar-benar dipadamkan. Hal ini untuk menimalisir kerugian lebih besar lagi akibat musibah kebakaran yang tercatat terparah dan paling lama dipadamkan di Pekanbaru ini.

"Sampai saat ini angka kerugian belum kita terima laporannya. Makanya Dinas Pasar diminta segara berkoordinasi dengan BPKP untuk menginventarisir jumlahnya," kata Ayat.

"Kita ingin Dinas Pasar mengetahui berapa kios yang terbakar, pedagang apa saja. Disamping barang dagangannya, juga ada perhitungan bangunannya. Meskipun bangunan masih tanggung jawab pihak ketiga atau pengelola namun tetap saja pemko harus mempunyai datanya karena lahannya itu milik Pemko Pekanbaru," ucapnya.

Ketika ditanya, pasca kebakaran ini apakah pembangunan akan diambil alih Pemko Pekanbaru atau tetap dilakukan pihak ketiga, Ayat mengaku akan mempelajari kembali semua perjanjian tersebut. Namun yang terpenting bagaimana para pedagang bisa berjualan kembali dan kerugian dapat dibantu.

"Yang jelas kita minta Dinas Pasar untuk segera mendata berapa banyak jumlah pedagang, kerugian dan sebagainya. Disamping itu, kita juga akan memanggil pihak pengelola terkait musibah kebakaran ini," tutupnya.

Jangan ketinggalan perkembangan berita ini. Klik (Disini) atau (Disini)

(syi)

Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)