PEKANBARU, datariau.com - Kegiatan bakti sosial seperti sunat massal, bantuan sembako, bantuan rumah ibadah, perbaikan jembatan di daerah terisolir menjadi program yang hingga saat ini konsisten dijalankan oleh Toyota Land Cruiser Indonesia (TLCI) Chapter #2 Riau yang saat ini dikomandoi HM Marwan sebagai Ketua Umum.
Dan kegiatan yang digelar Sabtu hingga Ahad (3-4/7/2021) menjadi sejarah tersendiri bagi TLCI#2 Riau, dimana Club ini berhasil menaklukkan beratnya medan yang merupakan salah satu daerah yang belum pernah mampu dijamah kendaraan roda empat.

Tim survey mendapatkan informasi adanya rumah ibadah yang terletak di Dusun Deras Godang Desa Dua Sepakat Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar Riau sangat membutuhkan material untuk penyelesaian bangunan masjid, sehingga harapannya masyarakat dapat beribadah dengan nyaman. Pengurus masjid dan masyarakat membutuhkan bantuan langsung berupa material.
Hal ini bisa dipahami mengingat kesulitan warga masyarakat disana jika harus belanja material ke Lipat Kain, yang jaraknya cukup jauh dengan kondisi medan yang sangat berat karena daerah perbukitan terjal dan curam. Jelas ini menjadi kesulitan masyrakat untuk memenuhi kebutuhannya.
TLCI Chapter #2 Riau memberikan solusi dengan memberikan bantuan yang dibutuhkan dan mengantarkan langsung.
Ketua Umum TLCI Chapter #2 Riau HM Marwan memimpin langsung kegiatan dengan menerjunkan 19 unit kendaraan tim, berangkat dengan membawa material menjadi tantangan tersendiri.

Dengan melintas jalan perkebunan, menerobos hutan, menyeberangi sungai yang lebar dengan kedalamam 1 meter, hingga harus membuka jalan untuk bisa mencapai desa tersebut.
Setelah mendapatkan breafing dan doa, rombongan tim memulai perjalanan dari Purna MTQ Pekanbaru Sabtu pagi (3/7/2021) bergerak melalui Lipat Kain.
Butuh waktu tempuh hampir 20 jam untuk sampai di desa sasaran dengan suguhan kondisi alam yang berbukit bukit (masuk rangkaian kawasan bukit barisan yang membentang membelah pulau Sumatera), tebing yang terjal, turunan dan tikungan jalan yang membutuhkan konsentrasi dan kemahiran khusus untuk bisa mengendalikan kendaraan kotak berkapasitas 4230 CC.
Tak hanya itu, rombongan harus menyeberangi dan menaklukkan derasnya arus sungai Batang Bio Ludai di kegelapan malam dan guyuran hujan lebat. Satu persatu unit tim mampu menaklukkan sungai Batang Bio Ludai dengan penuh perhitungan yang matang.
Usai menyeberangi sungai Batang Bio rombongan masih disuguhkan pada trek yang lebih menantang dan membutuhkan perjuangan kerja keras tim sepanjang malam. Trek pendek yang butuh waktu melewatinya hingga sepanjang malam. Disini ketangguhan unit dan kekuatan winch yang tersedia di masing masing unit diuji.
Sulitnya medan ditambah hujan lebat malam itu menjadi tantangan tersendiri bagi tim TLCI Chapter#2.
Perjuangan dan kerjasama tim berhasil sampai di desa tujuan pada Ahad pagi (4/7/2021) dan langsung menyerahkan bantuan berupa 30 keping triplek, 5 pel cat tembok, 5 kg cat minyak, kuas roll, 10 gulung karpet sholat, 20 set lampu, 5 buah kipas angin serta bantuan uang Rp 5 juta yang diterima pengurus Mesjid Al Mukminin dan Kepala Desa Dua Sepakat.

Setelah proses penyerahan bantuan, rombongan bersilaturrahmi dengan warga masyarakat setempat. Terlihat begitu antusias menyambut kedatangan tim TLCI Chapter #2 Riau. Wajah wajah bahagia dan kekaguman adanya rombongan mobil masuk sampai ke kampung. Hal memberikan tontonan tersendiri ketika konvoi kendaraan tim menerobos medan berat berlumpur dan mengarungi sungai Batang Bio.
Ardi, salah satu warga menyebutkan bahwa belum pernah ada kendaraan roda empat yang mampu masuk ke desanya.
?Ini pertama kalinya mobil bisa masuk ke desa kami, biasanya hanya sepeda motor atau menggunakan perahu saja,? ujarnya campur keheranan.