Wibawa Guru Direndahkan: Krisis Moral dan Adab di Dunia Pendidikan Semakin Mengkhawatirkan

Oleh: Casima
datariau.com
70 view
Wibawa Guru Direndahkan: Krisis Moral dan Adab di Dunia Pendidikan Semakin Mengkhawatirkan
Ilustrasi. (Foto: AI)

DATARIAU.COM - Aksi tidak pantas yang dilakukan oleh 9 pelajar terhadap seorang guru kembali mencoreng dunia pendidikan. Sebuah video viral di media sosial dan menuai sorotan luas.

Dalam rekaman Tribunjabar.id, para siswa terlihat mengejek seorang guru perempuan dengan gestur yang tidak sopan, seperti mengacungkan jari tengah dan menjulurkan lidah.

Pihak sekolah langsung mengambil langkah tegas memberikan sanksi berupa skorsing selama 19 hari kepada para siswa. Namun Dedi Mulyadi menilai sanksi tersebut belum efektif untuk menjadi solusi dalam membentuk karakter siswa. Ia mengusulkan bentuk hukuman yang lebih edukatif.

Perilaku tersebut dinilai melanggar nilai-nilai pendidikan serta etika yang seharusnya dijunjung tinggi di lingkungan sekolah. Kasus ini membuka diskusi lebih luas tentang kegagalan sistemik dunia pendidikan.

Pelecehan terhadap guru sudah sangat sering terjadi, menunjukkan fenomena gunung es, jika kita jujur begitu banyak kejadian serupa yang terlihat di sekeliling kita. Ini terjadi disebabkan oleh sistem pendidikan sekuler-liberal yang mengabaikan adab kepada guru.

Seringkali tindakan tersebut dilakukan demi konten agar viral di sosial media atau sekedar menjadi bahan lelucon di kalangan siswa dan teman sebaya.

Di dalam pendidikan Islam, kurikulum harus dibangun berlandaskan akidah. Hal ini sangat penting karena kualitas generasi masa depan harus mempunyai kepribadian Islam (syakhshiyah Islamiyyah), dengan demikian akan terbentuk pola pikir serta pola sikap yang sesuai syariat.

Dalam membentuk kepribadian Islam pada diri generasi muda membutuhkan peran negara untuk ikut serta dalam memantau perkembangan zaman dan teknologi, negara harus menyaring konten digital yang merusak moral, seperti tayangan yang mencontohkan pembangkangan, kekerasan dan pelecehan.

Serta penerapan sistem sanksi Islam yang tegas dapat memberikan efek jera, namun tetap adil sesuai syariat. Sanksi berfungsi sebagai penembus (jawabir) dosa bagi pelaku dan pencegah (jawazir) bagi orang lain agar tidak melakukan hal serupa.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)