Bencana Berulang, Alarm Pengingat Umat dan Urgensi Peran Negara

Oleh: Siti Amie, S.Pd
datariau.com
151 view
Bencana Berulang, Alarm Pengingat Umat dan Urgensi Peran Negara

Kepemimpinan adalah Amanah


Islam memandang kepemimpinan sebagai amanah yang akan dimintai pertanggungjawaban. Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda bahwa setiap orang adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya (HR. Bukhari dan Muslim).

Prinsip ini menegaskan bahwa kekuasaan bukan sekadar kewenangan, melainkan tanggung jawab untuk mengurus dan melindungi masyarakat. Dalam urusan lingkungan dan kebencanaan, amanah tersebut menuntut pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung jawab, perlindungan terhadap keselamatan rakyat, dan kebijakan yang mengutamakan kemaslahatan bersama.

Allah Subahanahu wa ta'ala juga mengingatkan dalam QS. Ar-Rum ayat 41 tentang kerusakan di darat dan laut akibat perbuatan manusia. Ayat ini menjadi pengingat bahwa tindakan manusia memiliki konsekuensi dan bahwa alam tidak boleh diperlakukan tanpa batas.

Bencana juga seharusnya mendorong umat manusia melakukan refleksi diri. Namun, kesadaran spiritual tidak boleh menggantikan ikhtiar nyata untuk mengurangi risiko dan melindungi korban. Doa, kepedulian, kesiapsiagaan, penegakan hukum, serta kebijakan yang bertanggung jawab harus berjalan beriringan.

Pada akhirnya, rangkaian bencana di Indonesia merupakan pengingat bahwa manusia tidak hidup terpisah dari alam, dan negara tidak boleh melepaskan tanggung jawabnya terhadap keselamatan rakyat.

Persoalan ini adalah kepentingan bersama. Bencana boleh jadi tidak seluruhnya dapat dicegah, tetapi dampaknya dapat dikurangi dan kerusakan akibat kelalaian tidak boleh dianggap sebagai sesuatu yang biasa.

Sebab, ukuran keberhasilan kepemimpinan bukan hanya seberapa cepat bantuan tiba setelah bencana, melainkan seberapa serius negara mencegah risiko, membenahi tata kelola, dan memastikan rakyat tidak terus menjadi korban dari persoalan yang berulang.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)