NATUNA, Datariau.com-Tak Terasa Tahun 2020 Pesta Demokrasi Natuna akan kembali di gelar, beberapa nama dari elit politik dari jalur partai hingga Independen akan bersaing menjadi Pemimpin di ujung perbatasan NKRI
Beberapa Nama seperti Pasangan Ilyas Sabli dan Jarmin Sidik, Wan Siswandi dan Nato ataupun Marzuki SH Hingga Dra.Ngesti Yuni Suprapti MA dan Rodial Huda/Wan Sopian sudah menjadi perbincangan oleh beberapa kalangan Masyarakat yang ada di Kabupaten Natuna.
Dari Pantauan awak media ini, dalam beberapa bulan belakangan, terlihat beberapa Elit Politik Natuna bersatu padu saat menyambangi Pulau Sedanau Kecamatan Bunguran Barat.
Orang-orang tersebut yaitu Daeng Rusnadi yang merupakan Mantan Bupati Natuna Politisi dari Partai Golkar, Daeng Amhar Politis PAN, Jarmin Sidik Politisi Gerindra, Hadi Chandra Politisi Golkar hingga Mustamin Bakri yang juga Politisi Golkar
Disaat awak media ini mempertanyakan terkait hal apa, sehingga beberapa Elit Politik turun Ke sedanau, Jarmin Sidik selaku Politisi Gerindra tersebut saat di wawancarai awak media ini Minggu (9/6/2019) menyebutkan bahwa kedatangan kami pertama tentu bersilahturahmi ke warga sedanau karena saat ini kan lagi momen di hari raya Idul fitri, kedua kita juga sambil membicarakan siapa yang akan memimpin Natuna Tahun 2020 Nanti Ucap Jarmin
Berbeda halnya Jabak yang merupakan tokoh Masyarakat yang ada di Natuna Kamis (13/06/2019) menuturkan kepada awak media ini, bahwasanya desas-desus pemilihan Bupati Natuna sudah sangat terasa, walaupun memang hal itu masih lama, tetapi beberapa Tokoh sudah bermunculan di perbincangkan contohya Ilyas Sabli dan Jarmin Sidik beliau merupakan kandidat terkuat, karena hal itu diihat dari peta politik Gerindra yang saat ini memiliki 3 Kursi di DPRD Natuna dan Partai Nasdem memiliki 2 Kursi yang juga menjadi No urut 3 menjadi Partai Pemenang yang berlaga di Pemilihan DPRD Beberapa bulan lalu, tentu ini akan menjadi kandidat yang kuat yang tak bisa diremehkan ucap Jabak
Lanjutnya lagi Wan siswandi yang mana akan berpasangan dengan Nato ataupun Marzuki SH,menurut saya dari kedua kandidat Wan siswandi tersebut sangat kecil kemungkinan akan berlaga, apalagi pengakuan Nato yang menepis isu akan ke ikut sertaannya tersebut kepada beberapa masyarakat di sedanau.
Begitu juga Marzuki SH, tentu juga tidak akan mungkin, di karenakan Jarmin Sidik yang merupakan Pimpinan tertinggi di Partai Gerindra di Natuna, juga punya keinginan untuk berlaga di tahun 2020 nanti Pungkas Jabak
Ditempat yang berbeda Pula Bujang Irawan yang merupakan tokoh seorang pemuda juga menuturkan kepada datariau.com (14/6/2019) kalau dilihat dari nama-nama calon bupati hingga wakil Bupati Natuna yang hingga kini sudah bermunculan,saya melihat dari sisi pandangan harapan masyarakat luas di Natuna pastinya mengiginkan pemimpin yang peduli kepada Rakyat pula ucapnya
Tambahnya lagi Revolusi Mental yang di gemborkan oleh elit Pemerintah Pusat saat ini belum terasakan di daerah Perbatasan ini.
Masih banyak terdengar isu-isu money politik yang beredar di Pemilihan Legeslatif tahun 2019 kemaren, untuk pembuktiannya masih tergolong sangat sulit untuk di buktikan.
Makanya saya katakan Revolusi Mental yang di gaungkan Pemerintah Pusat Belum terasa di Ujung Perbatasan Natuna ini, jika sudah terasa tentu isu gaungnya Money politik sudah tidak ada sebab mental masyarakatnya sudah kuat ucap Irawan
Saat awak media ini mempertanyakan Untuk Kandidat yang dijagokan oleh Irwan, dengan gamblang Irawan menyebutkan biarlah Tuhan dan saya yang mengetahui Tutupnya (Ari)