NATUNA, Datariau.com-Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, meresmikan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Selat Lampa, Kabupaten Natuna Kepri Senin (07/10/2019)
Bupati Natuna Drs.H.Abdul Hamid Rizal Msi mengawali acara pada sambutanya, mengucapkan rasa syukur sebesar-besarnya atas peresmian SKPT selat lampa dan saya berharap, dengan adanya SKPT selat lampa ini, Nantinya, bisa menambah kesejahteraan para Nelayan khususnya masyarakat Natuna Ungkap Hamid.

Selanjutnya Hamid Juga menyebutkan, sebelum adanya SKPT di Natuna, pertumbuhan ekonomi hanya 3,5 persen . Dengan kehadiran SKPT, pertumbuhan ekonomi naik menjadi 5,8 persen, dan Sang Bupati yang terkenal Energik itu juga berharap hal ini akan terus beranjak
Selain itu Drs.H.Abdul Hamid Rizal Msi juga berterima kasih ke pada Bu Menteri, karena sudah perhatian dalam pembangunan SKPT di Natuna. Saya berharap apa yang ibu cita-cita kan sukses selalu.
Terima kasih juga Saya ucapkan, kepada seluruh elemen masyarakat, ikut mendukung ekonomi para nelayan Terang Hamid
Ditempat yang sama Pula Mentri Susi Pudji Astuti dalam Sambutannya "Kita ketahui, SKPT Selat Lampa dibangun sejak tahun 2016 yang lalu,yang mana pada tahun 2018 pembangunan yang sudah dirancang dengan Baik ini, juga sudah Rampung di kerjakan Ungkap Mentri Susi
Selanjutnya Mentri Susi Juga menyampaikan Bahwasanya Peresmian direncanakan, tahun 2018 lalu, oleh Presiden Jokowi. Namun karena sesuatu hal, peresmian itu molor 1 tahun dan baru hari ini bisa terlaksana dan kita berharap Semoga SKPT Selat Lampa ini bisa dimanfaatkan dengan Baik Harapnya Susi
Tambahnya Lagi Susi tak memungkiri, masih banyak pekerjaan rumah yang belum tuntas dikerjakan Olehnya selama menjadi Mentri di Kabinet Jokowi Namanya kita membantu beliau-beliau, dalam hal membangun negara, kita usahakan semampunya yang saya bisa dan Saat ini kita sudah ada 600 kapal telah diberi izin untuk menangkap ikan diperairan Natuna.

Jika bongkar muat dilakukan di SKPT selat lampa maka PAD buat daerah akan meningkat terang Susi
Namun demikian perlu komitmen bersama, terutama komitmen menjaga laut kita. Jangan ada lagi transaksi ikan ditengah laut, alat tangkap harus jelas, jangan pakai potas, maupun Bom.
Saya sudah bertekad turun kebawah untuk memberantas. 1 ons potasium bisa mematikan 6×6 meter kerumbu karang. Tolong Lanal dan Pol air tertibkan.
Jika itu dilaksanakan, ikannya akan makin banyak.Nelayan bakal sejahtera. Pemerintah telah membentuk Satgas 115, terdiri dari KKP, Kejaksaan, TNI Al, Pol air. Jadi Mari kita Jaga sama-sama Laut kita untuk kemajuan dan Kemakmuran Negara kita tentunya Tutup Mentri Susi
Hadir pada kegiatan tersebut, Kedubes Norwergia,Ketua Dewan, Sekda Natuna, Forkopimda, OPD, KKP, Imigrasi. Sejumlah Kades, tokoh agama, tokoh masyarakat. (Ari)