PERAWANG, datariau.com - Berhubungan dengan kedatangan Wakil Bupati Siak Alfedri mengunjungi korban bencana banjir, Ahad (30/4/2017) kemarin di Kampung Tualang, selanjutnya Alfedri beserta rombongan langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi PT IKPP Perawang terkait dugaan penutupan dan pengalihan aliran anak sungai Perawang Besar yang sebelumnya melihat pintu air kanal buatan perusahaan yang menuju ke sungai Siak.
Diperkirakan sejak intensitas hujan beberapa hari yang mengguyur Kota Perawang mengakibatkan sebagian daerah di Kecamatan Tualang tenggelam banjir. Banjir ini merupakan banjir kiriman dari hulu anak sungai Perawang Besar yang mengalir menuju aliran (jalur) kanal buatan PT IKPP Sinarmas Perawang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak.
Penghulu Kampung Tualang yang ikut bersama dalam rombongan mencoba memberikan penjelasan kepada Wakil Bupati Siak Alfedri bahwasanya daerah aliran sungai Perawang Besar (Zaitun) telah ditutup ataupun dialihkan oleh pihak PT IKPP Perawang.
"Dulu sungai kito ni bermuaro dari hulu mengalir ke sungai Siak, kini dah ditutup dah," ungkap Penghulu Juprianto kepada Wabup Siak Alfedri.
Sekira pukul 17.00 WIB sore itu, Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi bersama UPTD PU Tualang Dody Ekaputra dan pemerintahan Kecamatan Tualang seperti Camat Tualang Zalik Effendi Ssos, Kepala Kelurahan Perawang Yudha Rajasa SSTP, Penghulu Tualang Juprianto Ssos MIP, Penghulu Pinang Sebatang Bambang Syahputra SH, Ketua PAC PP Tualang Zainuddin AS beserta perwakilan tokoh pemuda Tualang Arsyad melakukan sidak langsung ke lokasi PT Indah Kiat Sinarmas Perawang terkait adanya laporan penutupan dan pengalihan aliran anak sungai Perawang Besar yang disampaikan masyarakat tersebut.
Menanggapi temuan tersebut, Wakil Bupati Siak Alfedri mengatakan kepada awak media bahwa Pemerintah Kabupaten Siak akan mengkaji hal itu melalui Dinas PU Pengairan Siak.
"Kami mendapat laporan terkait banjir ini diakibatkan karena pendangkalan sungai Perawang. Kemudian ini ada kanal buatan PT Indah Kiat Sinarmas Perawang," ujar Alfedri.
Sebelum meninjau ke lokasi badan sungai Perawang yang ditutup, Wakil Bupati Siak Alfedri beserta rombongan meninjau lokasi pintu air yang berada di hilir kanal buatan perusahaan PT Indah Kiat Perawang.
Sesampainya di lokasi pintu air milik PT IKPP Sinarmas Perawang yang disaksikan langsung oleh aparatur pemerintahan Kecamatan Tualang, bahwasanya pihak perusahaan sebelumnya menyampaikan telah membuka semua pintu air ke hilir sungai Siak. Sementara itu saat sidak Wakil Bupati Siak Alfedri menjumpai banyaknya tumbuhan liar (kiambang) di tiga pintu air tersebut.
''Ini ada kanal buatan PT Indah Kiat yang memang ada pintu air, yang informasinya kan dibuka dan setelah dibuka sedikit surut dan kemudian ditutup lagi. Karena itu kami dengan Camat bersama UPTD PU Tualang meninjau ke lapangan. Rupanya betul (ditutup)," kata Alfedri kepada awak media.
Namun, salah seorang tokoh pemuda Tualang Arsyad menjumpai salah satu pintu air yang letaknya agak berjauhan, dengan sigap (segera) tokoh pemuda Tualang tersebut membuka pintu air itu. Sehingga terlihat perubahan penyusutan debit air kanal yang begitu signifikan setelah usai sidak, yang sebelumnya Wakil Bupati Siak Alfedri sempat menghubungi pihak perusahaan PT IKPP Sinarmas Perawang Hasanuddin The dan pihak Humas PT IKPP Sinarmas Perawang melalui telepon selulernya.

Kondisi pintu air. (foto: Hermansyah/datariau.com)
"Kita baru sekitar 1 atau 2 jam melakukan sidak dan membuka pintu air, sudah nampak airnya surut. Karena itu tadi kita minta kepada menajemen perusahaan untuk membuka dan meminta kepada petugas untuk mengontrol ini (pintu air)," terang Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri Msi, yang sebelumnya melakukan kunjungan ke rumah-rumah warga korban banjir.