Daerah Panam Pekanbaru Pagi Ini jadi Sungai Kampar?

datariau.com
4.780 view
Daerah Panam Pekanbaru Pagi Ini jadi Sungai Kampar?
Facebook/Nila Fitri
Foto kondisi banjir di Panam yang diupload pengguna facebook.

PEKANBARU, datariau.com - Banjir yang melanda hampir di seluruh titik ruas jalan di Kota Pekanbaru akibat hujan pagi ini, Selasa (18/4/2017) dikeluhkan warga Pekanbaru. Banjir terparah dan banyak dikeluhkan yakni di daerah Panam.

Masyarakat menyampaikan unek-unek mereka terkait banjir yang kembali melanda Kota Pekanbaru ini, dimana memang kondisi ini merupakan agenda rutin di Kota Pekanbaru ketika hujan mengguyur Kota Bertuah tersebut.

"Nih Panam apa Sungai Kampar ya, onde mande," tulis pengguna facebook Nila Fitri sambil meng-upload beberapa foto kondisi banjir parah di sekitaran Jalan HR Soebrantas Panam Pekanbaru.

Pengguna facebook lainnya Bambang Irawan yang membagikan status dan foto Nila Fitri menuliskan status bahwa dirinya mengundurkan niat untuk bermukim di kawasan Panam.

"Macam nih tinggal Panam? Biarlah ndak, dulu Panam ngga seperti ini, entah kenapa sekarang seperti ini, kenapa? Mengapa? Izin bebas tanpa dilakukan kajian terlebih dahulu, asal ada pitih masuak (uang masuk, red), pembangunan jalan terus. Inilah kotaku Kota Pekanbaru yang banjirni cemart citi," tulisnya.

Warga lainnya dengan nama akun facebook Yusriadi Yus juga menyampaikan hal yang sama saat melintasi daerah Panam. Dimana, sudah pukul 10.00 wib kemacetan panjang masih terjadi.

"Jam 10 masih macet di Panam, parkir dulu di RSJ," tulisnya.

"PR berat bagi Walikota dan Wakil Walikota terpilih," statusnya lagi.

Memang, kondisi banjir terparah dan banyak dikeluhkan warga adalah di sekitaran Panam yang berbatasan dengan Kabupaten Kampar. Banjir selutut dewasa terjadi dari sebelum trafick light Simpang Tobek Godang, hingga Jalan Delima.

Akibatnya, pengendara terpaksa berhenti karena tidak berani untuk menyeberangi banjir yang sangat dalam, bahkan beberapa pengendara sepeda motor yang nekat menyeberang, mengalami mogok dan basah terendam banjir.

Penulis
: Zardi
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)