PEKANBARU, datariau.com - DPRD Pekanbaru menggelar rapat paripurna laporan pelaksanaan kegiatan reses anggota DPRD Pekanbaru masa sidang ke-II tahun 2021/2022, Senin (20/6/2021).
Rapat paripurna ke-6 masa sidang ketiga ini berlangsung di Ruang Paripurna Gedung Balai Payung Sekaki.
Rapat paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ir Nofrizal MM didampingi Dua Wakil Ketua lainnya Ginda Burnama ST dan Tengku Azwendi Fajri SE.
Rapat ini dihadiri langsung oleh Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Muflihun beserta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru Muhammad Jamil, Kepala OPD hingga Camat.
Laporan pelaksanaan reses ini dibacakan oleh masing-masing juru bicara (jubir) yang mewakili daerah pemilihan (dapil).
Diantaranya, Muhammad Isa Lahamid dari Dapil I (Limapuluh-Sukajadi-Pekanbaru Kota), Irman Sasrianto dari Dapil II (Rumbai-Rumbai Timur-Rumbai Barat), Ruslan Tarigan dari Dapil III (Tenayan Raya-Sail-Kulim). Indra Sukma dari Dapil IV (Bukit Raya-Marpoyan Damai), Ida Yulita Susanti dari Dapil V (Tuah Madani & Binawidya) dan Doni Saputra dari Dapil VI (Senapelan-Payung Sekaki).
Keenam juru bicara ini menyampaikan hasil laporan kegiatan reses yang dilaksanakan pada tanggal 12-17 April 2022.
Adapun persoalan yang dibacakan dalam penyampaian reses anggota DPRD Pekanbaru ini antara lain terkait infrastruktur seperti pengaspalan dan semenisasi, perbaikan drainase dan jembatan, sampah, banjir, penerangan lampu jalan, pelayanan administrasi kependudukan seperti pengurusan BPJS, KIS dan Jamkesda.
Selain itu, masalah pendidikan seperti penyaluran dana BOS, pelayanan kesehatan hingga bantuan modal usaha bagi UMKM juga menjadi sorotan dalam laporan pelaksanaan reses anggota DPRD Pekanbaru.
Usai rapat, Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ir Nofrizal MM mengatakan, dari aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses anggota dewan kali ini menyoroti masalah infrastruktur, banjir hingga sampah.
"Secara normatif, point-point yang dibacakan itu lebih memfokuskan kepada infrastruktur. Sampah dan banjir juga menjadi tugas mendesak bagi Pj Wako yang harus dituntaskan. Jalan rusak akibat proyek pengerjaan IPAL itu juga menjadi salah satu masukan yang ada didalam lampiran reses anggota DPRD," katanya.
Selain itu, Nofrizal juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Pekanbaru. Diantaranya, bagaimana meningkatkan UMKM dan memberikan peluang kerja sebesar-besarnya kepada masyarakat.
"Dua tahun lebih pandemi Covid-19, boleh dibilang peluang kerja itu semakin sempit. Namun, saat ini dunia usaha sudah mulai bangkit kembali. Jadi untuk meningkatkan perekonomian ini, kita harus memberikan stimulus bantuan modal kepada pelaku UMKM," jelasnya.
Politisi PAN ini juga berharap laporan hasil pelaksanaan reses yang telah disampaikan oleh anggota dewan dalam sidang paripurna ini bisa segera ditindaklanjuti oleh Pemko Pekanbaru.
"Harapannya, semoga aspirasi yang disampaikan ini bisa direalisasikan oleh Pj Walikota," pungkas Nofrizal.
Sementara itu, Pj Walikota Pekanbaru Muflihun akan merespons hasil reses yang disampaikan anggota DPRD di daerah pemilihan masing-masing.
"Kita akan coba optimalkan hasil reses anggota DPRD ini didalam APBD Kota Pekanbaru. Tetapi, bukannya semuanya diakomodir langsung karena mengingat kondisi keuangan," jelasnya.
Muflihun juga menekankan, sampah dan banjir yang merupakan salah satu aspirasi dalam laporan reses ini tetap menjadi prioritas utama yang akan dituntaskan oleh Pemko Pekanbaru.
"Sampah dan banjir itu tetap menjadi prioritas karena itu merupakan program prioritas kita. Selain itu, infrastruktur seperti jalan, semenisasi hingga drainase," ujar Muflihun. (end)