Pemko Bakal Tetap Swastanisasi Sampah Tahun Depan, Ketua DPRD Pekanbaru Wanti-Wanti Hal Ini

Endi Dwi Setyo
202 view
Pemko Bakal Tetap Swastanisasi Sampah Tahun Depan, Ketua DPRD Pekanbaru Wanti-Wanti Hal Ini
Ketua DPRD Pekanbaru, Hamdani MS SIP

PEKANBARU, datariau.com - Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani MS SIP mewanti-wanti Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang akan kembali menggunakan konsep swastanisasi dengan merekrut pihak ketiga untuk pengangkutan sampah di tahun 2022.

Ia menyarankan, Pemko Pekanbaru kedepannya bisa mengelola sampah dengan menerapkan konsep zero waste (bebas sampah).

"Kita (DPRD) kedepannya ingin pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru itu bisa zero waste. Sebab, kota-kota besar yang ada di Indonesia itu sudah melakukan pengelolaan sampah dengan konsep zero waste yang mana konsep ini bisa meminimalisir beban APBD," kata Hamdani, Senin (25/10/2021).

Dengan pengelolaan sampah dengan konsep ini, Hamdani optimistis Kota Pekanbaru bisa kembali meraih Piala Adipura yang mana predikat kota terbersih itu dulu kerap diraih oleh Pemko Pekanbaru.

"Kalau konsepnya zero waste atau Nol sampah, saya yakin itu bisa lebih mudah meraih Piala Adipura. Jadi, kita dorong Walikota dan DLHK selaku OPD terkait agar menerapkan konsep ini. Apalagi, ini periode terakhir Firdaus-Ayat menjabat sebagai Walilota dan Wakil Walikota. Ya, mungkin ini bisa menjadi oleh-oleh beliau ditahun 2022," jelasnya.

Hamdani juga tak menampik masih banyak ditemukannya tumpukkan-tumpukkan sampah yang berada dipinggir jalan. Hal ini lantaran sistem pengelolaan sampah yang belum maksimal.

Ia berharap, kedepannya pengelolaan sampah agar lebih baik lagi sehingga permasalahan-permasalahan seperti persoalan tumpukan sampah yang ada dipinggir jalan ataupun gang-gang rumah dipemukiman warga tidak terulang kembali.

"Secara pengelolaan aturan, bisa dilakukan oleh DLHK yang bekerjasama dengan pihak ketiga agar bagaimana sistem pengangkutan sampah ini bisa lebih tersistematis sampai ke gang-gang. Keluhan dari masyarakat itu sampah yang berada didalam gang itu ada yang tidak terangkut," jelasnya.

Politisi PKS ini mengingatkan Pemko Pekanbaru agar bertindak cepat melakukan proses lelang diakhir tahun 2021. Sebab, berkaca awal tahun kemarin, lantaran keterlambatan lelang, pengangkutan sampah sempat terbengkalai.

Dampaknya pun terjadi penumpukan sampah dimana-mana sehingga membuat Ibukota Provinsi Riau ini viral dengan tagline 'Pekanbaru Bersampah'.

"Jangan sampai alasannya belum dilelang atau alasan teknis apapun. Kalau bisa diakhir tahun ini dilelang, itu dilaksanakan segera. Sehingga diawal tahun kita tidak ada kendala lagi seperti awal tahun lalu. Apalagi, Mou KUA-PPAS APBD 2022 itu sudah ditandatangani," pungkasnya. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
Editor
: Endi Dwi Setyo
Sumber
: Datariau.com