Komisi III Terima Aspirasi dari Pelajar Mahasiswa Pekanbaru, Minta Walikota Anggarkan Beasiswa

datariau.com
1.631 view
Komisi III Terima Aspirasi dari Pelajar Mahasiswa Pekanbaru, Minta Walikota Anggarkan Beasiswa
Foto: Endi
Ikatan Pelajar Mahasiswa Pekanbaru (IPEMARU) Kota Pekanbaru mendatangi Komisi III DPRD Pekanbaru, Senin (13/10/2025).

PEKANBARU, datariau.com - Ikatan Pelajar Mahasiswa Pekanbaru (IPEMARU) Kota Pekanbaru mendatangi Komisi III DPRD Pekanbaru, Senin (13/10/2025).

Kedatangan rombongan mahasiswa disambut Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Tekad Indra Pradana Abidin, serta anggota lainnya Lindawati, Sri Rubiyanti, Edi Azhar dan Doni Saputra.

Dalam pertemuan ini, IPEMARU menyampaikan aspirasi ke Komisi III agar kembali mengalokasikan program beasiswa bagi mahasiswa ber-KTP Pekanbaru yang sempat terhenti sejak 2023.

Ketua IPEMARU Kota Pekanbaru, Angga Udela Putra, mengatakan pihaknya datang ke DPRD untuk melakukan komunikasi dan diskusi bersama Komisi III terkait upaya menghidupkan kembali program beasiswa daerah tersebut.

“Kita hadir untuk komunikasi dan sharing dengan Komisi III bagaimana beasiswa itu bisa kembali hadir di Kota Pekanbaru. Karena terakhir kali itu tahun 2023, kalau tidak salah pada masa Pj Walikota,” kata Angga.

Menurut Angga, berdasarkan informasi yang diterima, Walikota Pekanbaru Agung Nugroho berencana mengaktifkan kembali program beasiswa pada tahun anggaran 2026. Namun, ia menegaskan, rencana itu harus dikawal bersama agar benar-benar terealisasi dan tidak sekadar menjadi wacana.

"Insya Allah Pak Walikota akan menganggarkan beasiswa tahun 2026, dan itu harus kita kawal betul-betul. Jangan sampai nanti hanya sebatas informasi yang tidak jelas. Karena itu, hari ini kami sharing dengan Komisi III, dan kami juga akan menjumpai Pak Wali agar program ini betul-betul terwujud,” jelasnya.

Angga menceritakan, mahasiswa yang berasal dari Pekanbaru sangat membutuhkan bantuan pendidikan dari pemerintah daerah. Sebab, selama beberapa tahun terakhir, Pekanbaru justru menjadi satu-satunya daerah di Riau yang tidak lagi memiliki program beasiswa bagi mahasiswanya.

"Sangat kasihan mahasiswa-mahasiswa di Kota Pekanbaru. Hanya Kota Pekanbaru yang belakangan ini tidak punya program beasiswa. Padahal kabupaten dan kota lain di Riau masih ada program serupa,” paparnya.

Berdasarkan informasi yang beredar, besaran anggaran untuk program beasiswa tahun 2026 mencapai sekitar Rp10 Miliar. Namun, pihaknya masih menunggu konfirmasi resmi dari Pemerintah Kota Pekanbaru agar tidak terjadi kesalahpahaman.

"Informasi yang tersebar itu Rp10 Miliar, tapi itu belum bisa kita percaya sepenuhnya. Kita harus langsung tanyakan kepada Pak Wali supaya tidak ada kesalahpahaman,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Tekad Indra Pradana Abidin ST MEng menyambut baik aspirasi mahasiswa tersebut. Ia menegaskan pihaknya akan berkomunikasi dengan Pemko Pekanbaru agar alokasi beasiswa dapat masuk dalam APBD 2026.

"Adik-adik IPEMARU berharap agar di APBD 2026 ada beasiswa bagi mahasiswa yang ber-KTP Pekanbaru. Kami tentu akan berkomunikasi dengan Pemko agar program ini bisa dianggarkan,” ujar Tekad.

Politisi PDIP ini mendorong mahasiswa untuk terus berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dengan memberikan gagasan dan ide-ide inovatif demi kemajuaj kota.

“Kami juga menyampaikan kepada adik-adik ini bisa menurunkan gagasan-gagasan yang produktif untuk Kota Pekanbaru. Karena mereka berasal dari berbagai kampus dan punya potensi akademis yang luar biasa untuk berkontribusi,” ujarnya.

Komisi III DPRD Kota berkomitmen mengawal aspirasi dari mahasiswa hingga benar-benar terealisasi di tahun 2026.

"Saat ini kita masih menunggu Pemko. Kalau Pemko usulkan ke kita itu tanpa kita potong, malah kita tambah kalau anggaran beasiswa itu. Jadi kita sangat mendukung beasiswa diadakan kembali yang katanya sudah dua tahun tak ada dianggarkan," jelas Tekad. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)