KISARAN, datariau.com - Setelah mengantar istri untuk mengajar di salah satu sekolah di Kabupaten Batu Bara, salah seorang oknum anggota TNI-AD 126 Kala Cakti berpangkat Praka jabatan Tasima atas nama Rudi Wahyudi (32) warga Asrama TNI 126 Simpang Sibogat, Kisaran akhirnya harus dirujuk ke rumah sakit Adam Malik Medan, setelah korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio BK 2960 YAV menabrak belakang samping kanan mobil truk Mitsubishi Trailer BK 9991 BT yang berhenti dalam keadan darurat.
Mobil tersebut tidak memasang tanda-tanda atau isyarat lainnya, sedangkan supir dari mobil tersebut berhasil kabur dari lokasi kejadian, Senin (13/4/2015) sekira pukul 06.30 wib.
Rudi Wahyudi yang baru selesai mengantar istrinya mengajar di salah satu sekolah, saat itu korban yang terburu-buru untuk mengejar apel pagi di 126 Kala Cakti Kisaran, tiba-tiba di Jalinsum Rantau Prapat persisnya KM 146-147 di Perkebunan Sei Balai Kecamatan Meranti Kabupaten Asahan, persisnya di daerah Simpang Sekip, Rudi Wahyudi melaju dari arah Medan-Rantau Parapat ingin memotong mobil Mitsubishi Trailer.
Tiba-tiba mobil tersebut tidak memberi tanda-tanda atau lampu sen bahwa mobil tersebut akan berhenti, akhirnya Rudi Wahyudi dengan kecepatan tinggi menabrak mobil tersebut, sehingga Rudi Wahyudi mengalami bengkak kelopak mata kiri atas, korban juga mengeluarkan darah dari telingga kanan, patah dagu sampai rahang kiri hingga patah pada bagian paha dan akhirnya korban pun dilarikan ke rumah sakit umum Abdul Manan Simatupang Kisaran.
Setelah korban mendapatkan perawatan dari pihak rumah sakit Abdul Manan Simatupang Kisaran, akhirnya pihak rumah sakit mengusulkan agar korban dirujuk ke rumah sakit Adam Malik Medan.
Kanit Laka Iptu D Rajaguguk saat dimintai keterannya mengatakan, korban Rudi wahyudi adalah seorang oknum Anggota TNI-AD berpangkat Praka Jabatan Tasima di Yonif 126 Kala Cakti Kisaran.
"Saat itu korban yang mengendarai Yamaha Mio datang dari Medan-Rantau Prapat selesai mengatar istrinya yang mengajar di salah satu sekolah yang ada di Batu Bara. Korban saat itu mau ke kantor 126 Kala Cakti," ujar Kanit menjelaskan secara lengkap kronologis kejadian.
Pantauan wartawan di rumah sakit umum Abdul Manan Simatupang Kisaran, rekan-rekan dari korban Rudi Wahyudi berdatangan. Korban masih ditangani pihak medis, karena korban mengalami luka yang cukup serius. Kemudian korban beserta keluarga langsung berangkat ke rumah sakit Adam Malik Medan. (ran)