Kaca Mobil Kepala SMUN 1 Batang Gansal Inhu Dipecah OTK, Rp18 Juta Raib

1.145 view
Kaca Mobil Kepala SMUN 1 Batang Gansal Inhu Dipecah OTK, Rp18 Juta Raib
Mobil korban yang dipecahkan kacanya oleh maling. (foto: heri)
RENGAT, datariau.com - Modus kejahatan pemecahan kaca mobil kembali terjadi di Kabupaten Indargiri Hulu (Inhu). Kali ini korbannya adalah Kepala SMUN 1 Batang Gansal dan Bendahara Sekolah.

Kejadiaan pada hari Senin (2/5/2016) sekitar pukul 13.00 Wib di depan rumah makan Minang Saiyo Belilas sempat membuat heboh.

Kapolres Inhu AKBP Ari Wibowo SIk, melalui Kapolsek Seberida saat dikonfirmasi kejadian tersebut membenarkan kejadian itu. "Benar, sekitar pukul 13.00 Wib mobil LGX warna kuning telor dengan Nopol BM 1874 BL milik kepala SMUN 1 Batang Gansal dipecah oleh orang tidak dikenal," terangnya kepada datariau.com.

Akibat kejadian tersebut, Kepala SMUN 1 Batang Gansal, Indarta yang beralamat RT 12, RW 04 desa Buluh Rampai atau Blok B Kecamatan Seberida dan Bendaharanya Nafsiah Fitriani mengalami kerugian kurang lebih Rp18 juta.

Awalnya Indarta dan Nafsiah Fitriani dari Bank BNI Belilas menarik uang Rp18 juta, setelah itu korban makan siang di Rumah Makan Minang Saiyo Belilas. Setelah selesai makan siang korban terkejut melihat kaca mobilnya sebelah kanan bagian belakang sudah pecah dan tas warna merah yang ada di dalam mobil sudah lenyap.

"Menurut keterangan korban, di dalam tas tersebut berisi uang Rp18 juta, beberapa rekening bank yang dibawa kabur oleh pelaku. Rekening sekolah dan rekening pribadi, buku petunjuk laporan pribadi dan cap sekolah," singkat Kompol H Bastari.

Terpisah, tepatnya sekitar pukul 16.30 Wib, Agus Tiono bersama istrinya Herlina warga Tanah Merah menemukan tas warna merah yang tergantung di sebatang pohon kelapa sawit milik PT TPP di Blok A-7 Kelurahan Tanah Merah Kecamatan Pasir Penyu.

Agus Tiono saat dijumpai mengatakan, sekitar pukul 14.00 Wib dia pergi memancing sudah terlihat tas tersebut. "Disaat saya pulang mancing sekitar pukul 17.30 Wib tas tersebut masih tergantung di batang sawit, merasa penasaran lalu saya ambil tas tersebut dan saya lihat isi, ternyata di dalam tas tersebut berisi beberapa buku tabungan," tuturnya.

"Lalu saya memberitahukan hal tersebut ke RT 01 Ali Muddin Sihaan dan Bhabinkamtibmas kelurahan Tanah Merah. Setelah diperiksa oleh RT Ali Muddin Sihaan, Bhabinkamtibmas dan wartawan diketahui bahwa tas tersebut katanya adalah milik korban pencurian di Belilas," tutupnya.

Tas korban langsung dibahwa oleh Panit II Reskirm Polsek Pasir Penyu Bripka Yusmar SH untuk diserahkan ke Polsek Seberida sebagai alat bukti pemeriksaan lebih lanjut.


Jangan ketinggalan berita terbaru:
Ikuti halaman facebook kami klik (Facebook)
Ikuti twitter kami klik (Twitter)



(her)

Tag:Maling
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)