KISARAN, datariau.com - Seorang kurir sabu ini awalnya sok gagah, ngajak duel polisi. Tapi setelah dibekuk malah menangis. Itulah Muhammad Rizki Maulidan alias Kakai (22).
Ia merupakan warga jalan Ir Juanda Kelurahan Kisaran Baru Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan, tertangkap saat bertransaksi narkoba jenis sabu-sabu oleh rekanya yang saat ini kabur dari kejaran pihak petugas Satnarkoba Polres Asahan, Ahad (18/10/2015) lau.
Informasi yang dihimpun wartawan, Muhammad Rizki Maulidan dipergoki oleh pihak petugas Satnarkoba saat bertaransaksi narkoba jenis sabu dengan rekannya yang saat ini lagi buron oleh pihak petugas.
Saat akan dilakukan penangkapan oleh pihak petugas Polisi, pelaku sempat membuangkan barang haram jenis sabu ke atas seng tetangganya, pelaku sempat berduel petugas Satnarkoba Polres Asahan, pelaku memiliki senjata jenis air sofgan yang terletak di pinggangnya, namun dengan mudah polisi menjatuhkan senjata itu dan pelaku langsung dilumpuhkan dengan pukulan.
Selain barang haram jenis sabu dan sejata api jenis sofgan berhasil ditemukan, pihak polisi mengamankan 2 handphone milik pelaku. Saat pihak petugas dari Satnarkoba Polres Asahan melakukan penangkapan di depan rumah pelaku, korban langsung diborgol dan dilakukan penggeledahan seluruh tubuh pelaku dan pihak petugaspun langsung menemukan barang bukti tersbut.
"Pelaku sudah tiga bulan menjadi target Kepolisian karena selama ini pelaku sudah lama diincar sebagai kurir narkoba jenis sabu-sabu," kata Kapolres Asahan AKBP Tatan Dirsan Atmaja SIK melalui Kasat Narkoba AKP Sofyan, Selasa (20/10/2015).
Muhammad Rizki Maulidan saat dimintai keterangnya di ruangan Satnarkoba Polres Asahan mengatakan, barang haram jenis sabu seberat 10 gram itu diperoleh dari rekannya FZ warga Tanjung Balai dengan harga Rp8,5 juta dengan imbalan yang cukup lumayan.
"Saya baru beberapa bulan saja disuruh menjual sabu tersebut karena belum mempunyai pekerjaan tetap," katanya. Ditanya tentang kepemilikan senjata api jenis sofgan itu, pelaku enggan menjelaskan. "Udalah pak, yang itu jangan ditanya lagi," ucap pelaku. (fran)