DPRD Pekanbaru Pertanyakan Adanya Kurikulum Merdeka: Apakah Sebelumnya Kurikulum Kita Dijajah?

datariau.com
1.829 view
DPRD Pekanbaru Pertanyakan Adanya Kurikulum Merdeka: Apakah Sebelumnya Kurikulum Kita Dijajah?

PEKANBARU, datariau.com - Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru Zulkarnain mengaku heran dengan adanya Kurikulum Merdeka yang diluncurkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI.

"Sejak 1945 kita sudah merdeka, ini perlu betul-betul disimak. Kalau kita kaji, memang sebelumnya kurikulum kita dijajah? Inikan lagi uji coba, tapi jangan coba-coba dengan pendidikan," kata Zulkarnain, Kamis (30/6/2022).

Zulkarnain berharap, kurikulum merdeka ini bukan menjadi sesuatu hal yang bersifat uji coba untuk dunia pendidikan. Sebab, pendidikan merupakan kunci kehidupan.

"Janganlah coba-coba hal yang terkait dengan pendidikan, karena kunci kehidupan itu adalah pendidikan. Disini kita melihat pendidikan adalah kunci utama dalam segala hal, kalau saya memandang kurikulum ini hanya ganti sampul. Namun, jika (kurikulum merdeka) ini lebih baik, ya akan kita dukung," ujarnya.

Politisi PPP ini juga mengungkapkan, bahwa sejauh ini penerapan kurikulum 2013 sudah berjalan dengan baik. Dibandingkan mengganti kurikulum 2013, seharusnya lebih baik dilakukan evaluasi untuk peningkatan mutu pendidikan yang jauh lebih baik.

"Bukan hanya dengan mengubah nama, namun isi dari kurikulumnya cuma bisa. Jadi yang bagus itu seharusnya ditingkatkan, dan yang kurang ini dievaluasi. Takutnya berefek kepada peserta didik," tutup Zulkarnain.

Sebagai informasi, pada tanggal 11 Februari 2022 lalu, Kemendikbud Ristek resmi meluncurkan Kurikulum Merdeka sebagai opsi untuk mengatasi krisis pembelajaran akibat pandemi Covid-19.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)