DPRD Apresiasi PPKM Pekanbaru Menurun ke Level 2, Azwendi: Semoga Ekonomi Masyarakat Naik

Ruslan
169 view
DPRD Apresiasi PPKM Pekanbaru Menurun ke Level 2, Azwendi: Semoga Ekonomi Masyarakat Naik
Foto: datariau
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri SE.

PEKANBARU, datariau.com - Wakil Ketua DPRD kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri SE, mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja keras sehingga level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Pekanbaru terus menurun. Dengan demikian masyarakat sudah semakin leluasa melaksanakan aktivitas di luar rumah.

"Pada hari ini, info dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) masih di level 3 dan sistem info sudah turun di level 2. Artinya kita tetap semangat dan optimis dalam melakukan pencegahan covid-19 sesuai arahan dari pemerintah pusat," jelas Azwendi, Senin (20/9/2021).

Dikatakan Politisi Partai Demokrat ini, salah satu faktor penyebab suksesnya penurunan level PPKM di Kota Pekanbaru adalah dikarenakan antusias masyarakat melaksanakan vaksin. Pemerintah kota Pekanbaru di skala nasional sempat mengalami kondisi red zone, setelah program vaksin berjalan, kini Pekanbaru membaik.

"Jika menurunnya ekonomi saya khawatir imun masyarakat juga akan menurun. Maka dari itu bersama-sama gotong royong dalam menangani masalah covid ini. Menyukseskan penganan covid pemerintah kota Pekanbaru, PPKM menurun, mudah-mudahan ekonomi rakyat naik," harap Azwendi.

Dia mengimbau Dinas Kesehatan dan tenaga medis jangan lengah untuk kesediaan vaksin dan tetap berkoordinasi dengan pemerintah provinsi supaya vaksinasi tetap dilaksanakan.

"Pintu masuk terutama dari darat dan laut tetap kita monitor dan pantau supaya penyebaran covid bisa ditekan. Aplikasi bagi pelaku usaha saya sarankan segera mengimplementasikan aplikasi pedulilindungi, supaya kita terkoreksi dan terpantau masyarakat yang positif covid-19," kata Azwendi.

Tujuan percepat vaksinasi sasarannya untuk bergerak kembali seperti biasa. Terutama anak-anak sekolah tingkat SMP dan SMA supaya kembali beraktivitas tatap muka. Sasaran di bawahnya yakni ekonomi yang kembali bergerak normal.

Bagi hambatan ketersedian vaksin bisa diatasi dengan aturan baru dinas kesehatan yaitu vaksin gorong royong yang bekerja sama dengan rumah sakit swasta dan instansi pemerintah seperti TNI-Polri.

"Sehingga tidak ada lagi alasan untuk kita tidak divaksinasi. Saya berharap terhadap seluruh stakeholder bisa tembus vaksinasi diangka 75 % akhir bulan ini," pungkasnya. (mad/mar)

Penulis
: Ahmad Wardani/Khumar Mahendra
Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: Datariau.com