Tidak Hanya Beraksi di Indonesia, Pemeras Siber Asal China Ini Juga Meresahkan di Fiji

datariau.com
1.696 view
Tidak Hanya Beraksi di Indonesia, Pemeras Siber Asal China Ini Juga Meresahkan di Fiji

JAKARTA, datariau.com - Sindikat pemerasan dan penipuan siber asal China ternyata tidak hanya beroperasi di Indonesia. Kelompok serupa diketahui juga menjadikan Fiji sebagai tempat bersembunyi.

Diberitakan Reuters, di negara yang terletak di Samudera Pasifik, aparat setempat menangkap 77 warga China. Mereka saat ini telah dipulangkan ke negara asalnya.

Anggota komplotan pemeras ini dipulangkan dengan pesawat sewaan China. Berdasarkan situs resmi Kementerian Keamanan Publik China, ke-77 orang yang dideportasi dari Fiji, mendarat di Provinsi Jilin.

Selama beroperasi di Fiji, kelompok ini diduga meraup keuntungan sebesar Rp 12 miliar. Pemerintah China menuding geng yang berada di Taiwan menggerakan kelompok pemeras ini.

Sebagai informasi, sejak 2015, tercatat geng Taiwan sudah melakukan kejahatan serupa dalam 590 ribu kasus. Mereka menggunakan telepon selama beraksi. Lemahnya penegakan hukum di Taiwan, dituding menjadi sebab maraknya penipuan via telepon.

Kelompok ini juga diketahui bersembunyi di negara-negara Afrika Timur. Selain menjadikan negara yang terletak di Asia Pasifik menjadi tempat persembunyian mereka.

Pada pekan lalu, Polda Metro Jaya menangkap 143 warga China yang diketahui memeras pejabat di negara asalnya. Mereka memilih pejabat yang bermasalah dengan hukum dan menawarkan solusi sembari mengaku sebagai polisi atau jaksa. Selama beroperasi di Indonesia, komplotan penipu ini sudah meraup sekitar triliun rupiah.

Penangkapan komplotan penipu via telepon ini juga pernah membuat ketegangan antara Kamboja dan Taiwan. Pasalnya, Kamboja mendeportasi warga Taiwan ke China. Tindakan itu menuai protes dari Taiwan.

Editor
: Riki
Sumber
: Kumparan.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)