Reses Perdana, Dewan Tengku Zulkenedy Yusuf Serap Aspirasi Masyarakat

Rahmad
385 view
Reses Perdana, Dewan Tengku Zulkenedy Yusuf Serap Aspirasi Masyarakat
Foto : Istimewa
Anggota Komisi III DPRD Kepulauan Meranti, Tengku Zulkenedy Yusuf SE saat menanggapi aspirasi masyarakat dalam reses sidang ke I Tahun 2019 di Desae Alahair, Kecamatan Tebingtinggi, Kepulauan Meranti.
MERANTI, datariau.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tengku Zulkenedy Yusuf SE melakukan reses masa sidang ke I tahun 2019, Sabtu (14/12/2019). Anggota dari Fraksi Partai PKS ini melakukan reses perdananya di halaman rumah Amaziah di Jalan Mat Taher, Desa Alahair, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dalam kesempatan itu, Tengku Zulkenedy Yusuf didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPD PKS Kepulauan Meranti, Risnaldi. Hadir pula Sekretaris Desa Alahair, Muhammad Anas, Perwakilan UPT Puskesmas Alahair, dr Robi, Perwakilan Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Ita Atika, serta puluhan masyarakat.

Reses perdana yang dilakukan legislator baru itu berjalan interaktif dan dialogis. Sambil bersilaturahmi, sejumlah masyarakat yang hadir terlihat bersemangat dalam menyampaikan aspirasi, keluhan, dan persoalan yang dialami.

Sejumlah aspirasi dikemukakan dalam kegiatan tersebut diantaranya, sarana WC umum, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), permasalahan air pasang dan banjir, ketersediaan sumur bor, infrastruktur jalan, dan bantuan renovasi masjid.

Rodiatun, salah seorang masyarakat jalan Simpati, Desa Alahair Timur, Kecamatan Tebingtinggi langsung menyampaikan aspirasinya. Ia meminta agar persoalan banjir didaerahnya segera dicarikan solusinya. Sebab ketika musim penghujan pasti akan banjir.

Kemudian soal ketersediaan sumur bor yang minim dan dua jalan yang sudah rusak parah yaitu, Jalan Sidodadi dan Jalan Ghazali. Dia berharap sarana umum dan infrastruktur itu menjadi perhatian anggota dewan agar bisa diperjuangkan.

"Saya berharap dengan reses anggota dewan ini, persoalan tersebut bisa diperhatikan agar diperjuangkan untuk dapat direalisasikan," ungkap Rodiatun.

Selain persoalan tersebut, sejumlah masyarakat lainnya juga mengemukakan aspirasi soal UMKM. Mereka meminta usahanya bisa ditunjang dengan kebutuhan seperti fasilitas pendukung untuk katering dan laundry.

Namun, disela reses itu terdapat persoalan penting yang dianggap sudah miris dan menjadi keluhan masyarakat di daerah tersebut. Yaitu banjir dan air pasang.

Dua persoalan itu hingga saat ini terus dialami masyarakat setempat ketika air pasang naik sampai ke pemukiman dan rumah masyarakat. Sejatinya, belum ada solusi untuk mengatasi persoalan tersebut.

Menanggapi hal itu, Tengku Zulkenedy Yusuf akan berupaya memperjuangkan semua aspirasi didalam parlemen. Semuanya akan disesuaikan dengan program kerja ditiap instansi terkait  Pemerintah Kepulauan Meranti.

"Saya akan berusaha semaksimal mungkin memperjuangkan aspirasi masyarakat, sehingga aspirasi ini bisa menjadi cerminan program tahun 2021 dalam penyusunan program pemerintah daerah. Jadi program tahun 2021 nanti, mudahan bisa menjawab semua aspirasi dan keluhan masyarakat," terang dia.

Untuk persoalan yang bukan diranah pada komisinya, pria yang akrab disapa Anggo itu akan berupaya maksimal untuk membangun komunikasi dan koordinasi dengan lintas komisi. Sehingga aspirasi dan keluhan itu bisa diperjuangkan.

"Terkait infrastruktur jalan, persoalan banjir dan air pasang, kami akan kondisikan dengan instansi terkait. Baik itu bagaimana penanganan banjir dengan mengoptimalkan drainase, maupun rusaknya jalan. Kami akan bekerjasama dengan lintas komisi untuk menyelesaikan masalah masyarakat," tegasnya. (mad)
Penulis
: Rahmad Santoso
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com