Ormas Islam di Riau Ikut Kawal Kasus Ahok

datariau.com
996 view
Ormas Islam di Riau Ikut Kawal Kasus Ahok
dok.
Demo Ahok di Riau beberapa waktu lalu.

PEKANBARU, datariau.com - Sekretaris Komisi Ukhuwah Islamiyah MUI Riau, Muhammad Sahal dan berbagai ormas Islam di Riau bertekat akan terus mengawal proses hukum terhadap kasus penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang kini tersangka hingga ditetapkan sebagai terdakwa hingga ditetapkan terpidana.

"Kami mendukung telah ditetapkannya BTP alias Ahok sebagai tersangka penista Al Qur'an dan penghina ulama, untuk langkah kami para ormas-ormas Islam di Riau sepakat terus mengawal proses ini, hingga BTP alias Ahok menjadi terdakwa, kemudian terpidana," ungkap Muhammad Sahal, kemarin.

Dalam pertemuan yang sudah dilakulan dengan berbagai ormas Islam Riau, diantaranya Pengurus MUI Riau, Muhamadiyah Riau, ICMI Riau, KAHMI Riau, HTI Riau, FPI Riau, IKADI Riau, Badko HMI Riau-Kepulauan Riau, Pemuda Muhammadiyah Riau, Pimpinan Pondok Pesantren, katanya, maka ditemukan kesepakatan dan meminta kepada umat Islam untuk tetap merapatkan barisan, terus melakukan konsolidasi dan sama-sama mengawal proses peradilan.

Sementara itu, Ketua MUI Kota Pekanbaru Ilyas Husti saat dikonfirmasi Rabu (16/11/2016) juga medukung hal tersebut. "Saya atas nama Ketua MUI Pekanbaru mengucapkan terimakasih kepada pemerintah dan Kepolisian Negara RI yang berbuat berdasarkan fakta dan hukum yang berlaku atas tindakan yang dilakukan Ahok," ungkap Ilyas Husti.

Selain itu, Ilyas juga berharap penegak hukum untuk menuntaskan masalah Ahok, agar tidak berdampak bagi keamanan dan persatuan serta kesatuan masyarakat Indonesia.

"Kepada tokoh-tokoh dan umat Islam untuk tetap mengawal proses penegakan hukum terhadap Ahok, agar hukum dapat ditegakan seadil-adilnya di Republik ini," katanya.

Selain itu, Ilyas juga mengimbau kepada umat Islam untuk tetap kompak dan bersatu megawal proses hukum terhadap Ahok. "Kita himbau umat Islam tetap kompak, serta tidak mudah terpancing oleh informasi-informasi yang dapat memperkeruh suasana," pungkasnya.

Penulis
: Wanti
Editor
: Riki
Tag:Ahok
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)