Dukun Pengganda Uang di Pekanbaru Diringkus Polisi

datariau.com
2.293 view
Dukun Pengganda Uang di Pekanbaru Diringkus Polisi
Riauterkini.com
Ki Purbo Lalang Jati (33), si dukun palsu penggandaan uang yang diringkus polisi.

PEKANBARU, datariau.com - Ki Purbo Lalang Jati (33), si dukun palsu penggandaan uang yang diringkus di tempat prakteknya di Jalan Manunggal, Kecamatan Tampan oleh tim Buser Sat Reskrim Polresta Pekanbaru pada Jum'at (7/10/2016) pekan lalu ternyata punya lebih dari satu pasien yang kerap mendatanginya untuk meminta pesugihan kekayaan. Bahkan jumlah pasiennya telah mencapai 10 orang.

Hal itu diakui langsung oleh pria bernama asli Agung Puja Kusuma tersebut saat ditanyai wartawan mengenai praktek supranatural yang dilakoninya tersebut. Ia mengatakan, awalnya ia hanya membuka praktek pengobatan alternatif di 2015 silam. Namun karena sepinya pasien, pada April 2016 ia pun berinisiatif membuka praktek tambahan berupa pesugihan sekaligus penggandaan uang.

Sejak April itulah, prakteknya pun mulai kembali ramai. Pasien berdatangan menemuinya untuk mencari kekayaan lewat pesugihan maupun penggandaan uang.

"Seingat saya ada sekitar 10 an pasien yang datang nyugih dan minta supaya uangnya digandakan," ujarnya pelan dengan posisi tangan terborgol, Senin (10/10/2016).

Di setiap aksinya, Ki Purbo juga selalu menjanjikan bisa menggandakan uang melalui bantuin jin dengan cara mengambil uang di bank gaib. Tipu muslihat itu bahkan berhasil membuat para pasiennya yakin bahwa Ki Purbo seolah-oleh memiliki kesaktian untuk menggandakan uang. Apalagi gayanya juga selalu meyakinkan, mengenakan blankon serta memiliki berbagai sesajian ritual yang menyerupai dukun sungguhan.

"Kalau pengobatan alternatif saya jalani sejak tahun lalu (2015). Tapi kalau yang gandakan uang baru April tahun ini. Saya bilang ke pasien bisa ngambil uang dari alam gaib di bank gaib. Ritual (penggandaan uang) itu pakai mahar, tergantung kesepakatan dengan pasien," sebutnya.

Editor
: Riki
Sumber
: Riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)