Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia, ODGJ di Kediri Dapatkan Vaksin Covid-19

Sindy Aprilia Dwiyanti
119 view
Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia, ODGJ di Kediri Dapatkan Vaksin Covid-19
Gambar : poskota.co.id

DATARIAU.COM - Saat pandemi seperti ini, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) juga mempunyai hak dalam hal mengakses layanan kesehatan yang layak. Mereka juga menjadi bagian dari sasaran vaksinasi sebagai bentuk dari penanggulangan penyebaran virus Covid-19.

Momentum Hari Kesehatan Mental Dunia yang jatuh setiap tanggal 10 Oktober, menjadi pengingat atas hal tersebut.

Para ODGJ yang ada di wilayah Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, misalnya, mereka juga mendapatkan akses vaksinasi yang dilakukan oleh petugas vaksinator dari puskesmas setempat.

"Vaksinasi itu dilakukan dengan dua cara, yaitu vaksinasi massal dalam satu tempat juga vaksinasi secara door to door," ujar Kepala Seksi Sosial Kantor Kecamatan Ringinrejo Nadlirin, dalam sambungan telepon, Minggu (10/10/2021).

Pelaksanaan vaksinasi terhadap mereka tentu berbeda dengan vaksinasi bagi orang normal. Ada tantangan dan menimbulkan pengalaman yang berbeda.

Apalagi, tiap-tiap individu ODGJ mempunyai keunikan tersendiri. Karena keistimewaannya itu, juga dibutuhkan kreativitas agar para ODGJ itu mau divaksin.

Koordinator Tim Vaksinasi Kecamatan Ringinrejo Srinatin, mengungkapkan, kunci kesuksesan vaksinasi kepada ODGJ adalah adanya gotong royong yang kuat antar elemen yang ada.

Gotong royong itu selain tumbuh dari kesadaran dari pihak keluarga ODGJ, pemerintah hingga tokoh masyarakat.

"Misalnya kemarin itu ada ODGJ yang manutnya hanya kepada Pak Bhabin, ya Pak Bhabinnya yang menemani saat vaksin," kata Sunarti, dalam sambungan telepon.

Perempuan yang juga sebagai bidan di Puskesmas Sambi di Kecamatan Ringinrejo ini menuturkan, sempat ada ODGJ yang melarikan diri saat akan divaksin.

Belakangan ODGJ itu bisa kembali dihadirkan ke tempat vaksinasi setelah dilakukan pendekatan persuasif oleh orang yang dipercayainya.

"Harus sabar dan kreatif juga," ujar dia.

Para ODGJ itu perlu divaksin karena mereka juga potensial terpapar Covid-19.

Di wilayah Ringinrejo tersebut kebetulan ada seorang ODGJ yang sempat terpapar Covid-19.

Penanganan terhadap ODGJ yang terpapar Covid-19 itu, Srinatin mengatakan, juga dilakukan karantina yang dijaga oleh petugas PPKM setempat.

"Alhamdulillah setelah dilakukan pengecekan terhadap keluarganya, tidak ada yang terpapar," ungkap dia.

Ada pun di wilayah Kota Kediri, ada yang namanya posyandu jiwa. Ini tempat pelayanan kesehatan yang dikhususkan untuk ODGJ.

Pelayanannya dilakukan rentang waktu 3 bulan sekali. Sasarannya selain pemeriksaan kesehatan jiwa, juga soal kesehatan fisiknya.

"Selain posyandu jiwa, ODGJ juga diberikan bantuan yang disesuaikan dengan hasil asesmen atau kebutuhannya," ujar Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kediri Herwin Zakiyah dalam keterangan tertulisnya.

Bantuan itu meliputi pendampingan rujukan ke rumah sakit jiwa di Malang untuk kontrol, rehabilitasi sosial pasca pengobatan, hingga penguatan dan pendampingan ODGJ untuk pemulihan serta pemberian bantuan sosial. (*)

Source : kompas.com