Belajar dari Hana Kirana, Kenali Gejala dan Penyebab Gagal Jantung di Usia Muda

Sindy Aprilia Dwiyanti
86 view
Belajar dari Hana Kirana, Kenali Gejala dan Penyebab Gagal Jantung di Usia Muda
Gambar : tribunnews.com

DATARIAU.COM - Artis Hana Kirana meninggal karena gagal jantung. Hampir semua orang kaget mendengar berita ini.

Hana Kirana tutup usia di umur yang masih belia yaitu 18 tahun. Penyakit gagal jantung biasanya dipengaruhi oleh faktor riwayat penyakit, usia, hingga gaya hidup yang dijalani.

Bagaimana cara mengetahui gejala gagal jantung?

1. Pengertian gagal jantung

Gagal jantung atau heart failure adalah kondisi di mana jantung tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh dengan maksimal. Biasanya, ini dikarenakan jantung terlalu lemah atau terlalu kaku, demikian dilansir darinhs.uk.

Kondisi ini bisa dialami siapa saja, namun seringnya terjadi pada orang yang lebih tua. Jika terjadi dalam kurun waktu yang lama dan tak ada pengobatan segera, maka kondisi ini akan semakin parah.

2. Gejala gagal jantung

Sedangkan untuk gejalanya, yang utama adalah sesak nafas dan cepat lelah. Selain itu, bisa juga terjadi pembengkakan pada tungkai dan pergelangan kaki. Pada beberapa kondisi, ada juga yang terus batuk, deg-degan, dan pusing.

Gejala ini bisa berkembang secara bertahap atau tiba-tiba.

Pada kasus Hana Kirana, sang Mama menuturkan bahwa almarhum mengeluhkan sakit dada dan tangan yang bergetar pada 1 minggu sebelum meninggal dunia.

Ia juga mengeluhkan hal yang sama pada sesama pemain di tempat syuting. Setelah 4 hari istirahat di rumah, ia menjadi lebih pendiam, bahkan tangannya sudah membiru dan gemetaran.

3. Penyebab gagal jantung

Gagal jantung bukanlah penyakit yang bisa berkembang sendiri. Ia merupakan efek samping dari masalah kesehatan lainnya. Beberapa di antaranya adalah penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi, kardiomiopati, atrial fibrilasi, dan kebocoran jantung sedari kecil, demikian ditengok dariNHS.

Lebih lanjut, masalah tekanan darah rendah seperti anemia, atau tiroid yang overaktif, dan tekanan tinggi di paru juga bisa jadi penyebab pendukung kenapa seseorang mengalami gagal jantung. Gaya hidup tak sehat pun punya andil besar.

4. Kapan harus ke dokter?

Jika tiba-tiba kamu merasa sakit di dada, merasa amat lelah, merasakan degup jantung yang tidak biasa, ingin pingsan, atau sulit bernapas, segeralah ke dokter untuk mendapat penanganan segera, demikian menurutMayo Clinic.

Di rumah sakit, dokter akan memberikan beberapa pertanyaan untuk pendukung pemeriksaan. Kamu juga bisa diminta melakukan beberapa tes penunjang seperti tes darah, foto ronsen, pemeriksaan rekam jantung, ekokardiografi, CT scan, dan MRI.

Untuk gejala yang tiba-tiba, dokter akan melakukan tindakan penanganan terlebih dahulu untuk menstabilkan kondisi pasien dan barulah selanjutnya melakukan tes penunjang.

5. Cara menghindari gagal jantung

Ketika sudah didiagnosa gagal jantung, seseorang akan hidup selamanya dengan penyakit tersebut. Meski diberikan obat-obatan dan tindakan medis yang bisa mengurangi risiko berbahaya, sayangnya penyakit ini akan semakin buruk seiring bertambahnya umur.

Sebelum menyesal, kamu bisa melakukan beberapa hal untuk menghindari penyakit ini. Salah satu kuncinya adalah gaya hidup sehat, demikian ditengok dariMayo Clinic.

Kamu bisa berhenti merokok, mengatur makan dengan seimbang, berolahraga teratur, menjaga berat badan, dan hindari stres berlebihan. Dengan begitu, hidup bisa lebih sehat dan penyakit berbahaya pun bisa dihindari.(*)

Source : popmama.com