SIAK, datariau.com - Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Siak hingga Rabu (22/4/2020) bertambah menjadi sebanyak 26 orang yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Siak, selain 1 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 berasal dari Kecamatan Kandis beberapa waktu lalu.
Dari jumlah ini, PDP yang sedang dalam masa perawatan berjumlah 14 orang, sedangkan yang meninggal dunia sebanyak 5 orang dan selesai menjalani perawatan atau telah dinyatakan sembuh saat ini berjumlah 7 orang.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Siak Budhi L Yuwono saat menggelar konferensi pers perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Siak pada Rabu (22/4/2020) sore.
"Dari lima orang PDP yang meninggal dunia berasal dari Kecamatan Siak dua orang, Minas satu orang, Dayun satu orang, dan Tualang satu orang. Seluruh PDP yang meninggal dunia ini dilakukan dengan pemakaman jenazah sesuai protap Covid-19," jelas Budhi.
Budhi mengatakan dari jumlah PDP yang meninggal dunia, umumnya telah disertai sejumlah gejala penyakit lain. Menurutnya pasien perempuan berinisial B (55) asal Kecamatan Dayun sebelumnya menderita stroke, namun dikarenakan keluhan gejala sakit tenggorokan maka ditetapkan sebagai PDP.
"Beberapa hari lalu di Tualang pasien berinisial SAN juga disertai keluhan gejala paru yang informasinya sudah lama dideritanya," kata dia.
PDP yang meninggal dunia lainnya, kata Budhi di konfirmasi bayi berusia 42 hari asal Kecamatan Minas pada Jumat lalu mengalami demam tinggi dan 2 hari kemudian ditemukan bercak pada paru paru.
Namun riwayat kontak dengan orang terkonfirmasi Covid-19 dan riwayat perjalanan orang tua dari daerah termasuk zona merah tidak ditemukan. "PDP meninggal berjenis kelamin perempuan inisial P (55) asal Dayun, telah dikebumikan sesuai protap Covid-19 di pemakaman Belantik Siak Sri Indrapura," tambah Budhi.
Sebelumnya di Kecamatan Siak, dikatakan Budhi lagi dimana 2 orang yang telah ditetapkan sebagai PDP juga meninggal dunia yaitu, SN dan H yang memiliki riwayat beberapa penyakit penyerta (di derita) lainnya.
Sementara PDP yang tengah menjalani perawatan telah dirawat di RSUD Tangku Rafian Kabupaten Siak Sri Indrapura berjumlah 10 orang dan di Pekanbaru berjumlah 4 orang. "Sepuluh PDP yang dirawat di Siak telah menjalani rapid dan hasilnya negative, namun hasil uji swab belum diterima. Sebelumnya ada beberapa hasil swab negative telah kita pulangkan," ujarnya.
Sementara untuk jumlah kasus secara keseluruhan, jelas Budhi, baik itu jumlah ODP maupun PDP saat ini dihimpun dari situs resmi Covid-19 Kabupaten Siak http://corona.siakkab.go.id/terkonfirmasi sebanyak 2855 kasus.
Angka ini terdiri dari ODP berjumlah 2828 orang, dengan klasifikasi OTG 37 kasus, ODP dalam proses pemantauan berjumlah 1210 orang dan telah selesai menjalani pemantauan berjumlah 1589 kasus.
Terkait perkembangan jumlah kasus ini dan perlunya pengawasan ditengah masyarakat, Budhi tidak menampik beberapa hari ini hingga seminggu kedepan Pemerintah Daerah akan mengumumkan kebijakan penanganan Covid-19 yang saat ini skenarionya sedang dipersiapkan untuk memutuskan rantai penyebaran virus Corona.
Disiplin penegakan ketertiban dan kepatuhan masyarakat terkait himbauan pemerintah seperti di Kecamatan Tualang dan Kandis beberapa hari lalu mendapat perhatian serius, namun dari hasil kemarin sebutnya telah ada kemajuan.
"Terpenting biasakan cuci tangan dan jaga jarak kontak fisik serta menjalani pola hidup bersih dan sehat. Berjaga jaga paling baik dilakukan, kita harus terus waspada serta tidak keluar rumah kecuali ada keperluan mendesak," pungkasnya.(Eman)