Drg Nedra Blokir Kontak Wartawan, Gusus Tugas Covid-19 Tualang Memantaunya ODP Melalui Hp

Datariau.com
1.955 view
Drg Nedra Blokir Kontak Wartawan, Gusus Tugas Covid-19 Tualang Memantaunya ODP Melalui Hp
OTahapan Covid-19

SIAK, datariau.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) merupakan sebuah gugus tugas yang dibentuk pemerintah Indonesia untuk mengkoordinasikan kegiatan antarlembaga dalam upaya mencegah dan menanggulangi dampak penyakit Corona virus baru di Indonesia.


Sama halnya dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten/Kota khususnya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kecamatan Tualang tidak maksimal dalam penanganan ODP di lingkungan masyarakat saat ini.


"Sebelumnya melapor ke puskesmas di cek kesehatan namun karantina mandiri di rumah tanpa di cek kesehatanya selanjutnya melalui kontak seluler mempertanyakan kondisi ODP tersebut tanpa cek kesehatan lanjutan, biasanya gejala timbul bukan pada hari itu dimana masa karantina empat belas hari mulai memperlihatkanya antara tiga hari hingga seminggu kedepan, " kata salah seorang warga Tualang yang enggan disebutkan namanya kepada datariau.com, Sabtu (18/4/2020).


Sementara itu Kapolsek Tualang Kompol Pribadi SH saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp pada Jumat (17/4/2020) malam. Dia menyebutkan seharusnya pihak kesehatan atau Puskesmas cek kesehatan ODP yang mengkarantina mandiri di rumah selama 14 hari kedepan.


"Tim Kesehatan seharusnya mengecek kesehatannya dan didampingi oleh Bhabinkamtibmas bersama Babinsa, besok saya beritahu Bhabinkamtibmas ya, di kampung mana itu?," ujarnya.


Kemudian kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kecamatan Tualang justru sulit untuk didapat melalui pendataan yang sebenarnya melalui RT/RW setempat setelah mendapatkan riwayat perjalanan seseorang itu, namun tidak ada tindakan selanjutnya dari pihak Gugus Tugas mensosialisasikanya kepada ODP-ODP tersebut agar tidak keluar rumah dan karantina mandiri di rumah 14 hari.


Selanjutnya awak media ini mencoba menghubungi Kepala Puskesmas Perawang drg Nedra beberapa kali tidak dapat dihubungi. Sementara dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp juga tidak dilihat dalam keadaan mati atau melakukan pemblokiran kontak seluler media ini.


Kepala Puskesmas Tualang dr Armen menyebutkan bisa datang ke puskesmas atau di antarkan data datanya oleh pihak keluarganya. Dan masyarakat yang dari luar atau zona merah itu tetap di data dan memantaunyo melalui telepon seluler.


"Tetap kami data, dan untuk memantaunya biasa kami telpon itu ODP-nya, kalau bermasalah kali baru kami turun ke lokasi bersama tim tim," kata dr Armen.


Sebab menurut dia, pihak puskesmas dan tidak boleh bersinggungan langsung sama ODP ini, kalau positif takutnya nanti menyebar lagi. "Hanya melaporkan saja dan melampirkan nomor handphone, dan nomor itu yang kami hubungi setiap harinya kemudian kami laporkan ke Siak, selesai karantina 14 hari pun seterusnya kami laporkan," pungkasnya.(Eman)

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com
Tag:Corona
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)