Ditengah Jadwalnya yang Padat

Syamsuar Sempatkan Diri Untuk Memanen 5 Ton Ikan Patin di Kecamatan Sabak Auh

Hermansyah
1.321 view
Syamsuar Sempatkan Diri Untuk Memanen 5 Ton Ikan Patin di Kecamatan Sabak Auh
Ist
Bupati Siak Syamsuar ditengah gerimis tetap bersemangat untuk panen 5 ton ikan patin di Kecamatan Sabak Auh.

SIAK, datariau.com - Terlihat ceria wajah pria berusia 63 tahun itu, tampak jelas saat dirinya melakukan panen ikan patin yang diperkirakan mencapai 5 ton. Ditengah jadwalnya yang padat, ia sempatkan untuk memenuhi undangan Dinas Perikanan dan Peternakan meninjau sekaligus panen ikan dari salah satu kolam pembesaran Hatchery Sungai Bayam Kecamatan Sabak Auh Kabupaten Siak.

Saat itu, Bupati Syamsuar ditemani Kadis Perikanan dan Peternakan Susilawati, Camat Sabak Auh Suparni, Kapolsek Sabak Auh dan Penghulu Kampung Rempak. Meski saat itu gerimis, dirinya tampak tak sabaran saat tiba dilokasi, untuk memanen ikan tersebut.

"Saya yakin kalau ikan air tawar mampu dibudidaya dengan cara yang baik dan benar dipastikan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Bupati Syamsuar disela-sela panen, Jum'at (8/9/2017) Ahad lalu.

Menurutnya selain ikan patin, sebaiknya dicoba juga ikan lain yang cocok, dan harus dipikirkan juga pasarnya, kemudian harus bisa menjamin ketersediaan ikan agar bisa menguasai pasar.

"Potensi perikanan kita cukup baik, hal ini harus dimanfaatkan secara maksimal. Salah satunya mengajak masyarakat mengkonsumsi ikan yang kaya protein tersebut. Di samping bergizi, mengkonsumsi ikan juga dapat membantu membantu peternak ikan," sebut Syamsuar.

Saat ditemui Kadis Perikanan dan Peternakan Susilawati mengatakan bahwa Hatchery Sungai Bayam merupakan salah satu unit kerja di bawah Bidang Perikanan pada Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Siak. Ditempat tersebut, selain patin juga dibudidayakan jenis ikan nila dan lele. "Selain ikan patin, kami juga membudidayakan ikan nila dan lele karena permintaan pasar terhadap jenis ikan tersebut cukup tinggi," ujarnya.

Susi menjelaskan, Hatcheri ini telah diusulkan menjadi UPT, sehingga diharapkan dapat memperoleh bantuan dari pusat untuk memperbaiki infrastruktur yang ada. Kemudian nantinya dapat menjalankan fungsinya sebagai salah satu tempat penghasil benih ikan yang berkualitas untuk memenuhi kebutuhan benih ikan bagi pembudidaya ikan khususnya di Kabupaten Siak.

"Untuk saat ini fungsi Hatchery Sungai Bayam adalah sebagai tempat pembesaran ikan patin, ikan lele dan ikan nila, dimana hasil penjualannya menjadi sumber PAD bagi daerah. Hal ini dikarenakan infrastruktur yang belum memadai untuk melaksanakan pembenihan ikan sebagaimana seharusnya," terangnya.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Hermansyah
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)