Foto-foto Mesin Es Krim McDonald's Berlendir dan Jorok Tersebar

datariau.com
3.369 view
Foto-foto Mesin Es Krim McDonald's Berlendir dan  Jorok Tersebar

JAKARTA, datariau.com - Baru-baru ini, netizen dihebohkan dengan foto mesin es krim McDonald's yang terlihat kotor dan berlendir. Foto ini beredar setelah seorang mantan pegawai McDonald's di Amerika memposting foto tersebut dalam akun twitternya.

Dalam cuitannya itu, akun @phuckyounick mengatakan "ini bagian dari mesin es krim! bukan penyaring minyak." Tidak hanya satu cuitan, di unggahan lainnya Nick mengatakan "betapa joroknya," katanya seraya mengunggah foto bagian dari mesin es krim yang kotor. Cuitan Nick pun langsung viral dan telah di-retweet oleh lebih dari 13,5 ribu orang. Hal ini juga menghebohkan netizen di Indonesia.

Menanggapi hal ini, Assosiated Director of Communication McDonald's Indonesia, Sutji Lantyka, mengatakan bahwa alat yang fotonya diunggah di media sosial itu bukan bagian yang bersentuhan dengan es krim.

"Foto yang ada dalam berita tersebut adalah bagian dari peralatan pelengkap mesin es krim yang tidak bersentuhan dengan makanan," kata Sutji saat dikonfirmasi kumparan (kumparan.com), Kamis (27/7/217).

Sutji mengatakan bahwa McDonald's Indonesia telah mengikuti standar keamanan makanan dengan melakukan pembersihan pada mesin es krim secara berkala. "McDonald’s Indonesia melakukan pembersihan mesin ice cream secara otomatis setiap dua minggu sekali, demikian pula dengan mesin-mesin lain yang kami gunakan di dapur restoran McDonald’s," kata dia.

Mengenai foto-foto yang beredar, Sutji meyakinkan bahwa hal tersebut bukan terjadi di Indonesia. Menurut Sutji, McDonald's Indonesia selalu berkomitmen untuk menyediakan makanan berkualitas.

"Perlu kami sampaikan bahwa McDonald’s berkomitmen untuk menjalankan restoran kami dengan menyediakan makanan dan layanan berkualitas tinggi serta lingkungan yang bersih dan higienis," kata Sutji.

Editor
: Riki
Sumber
: Kumparan.com
Tag:es krim
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)