Bertahun-tahun Tinggal di Gubuk, Ternyata Pemuda di Perawang Siak ini Banyak Menyimpan Karya Seni

Hermansyah
2.165 view
Bertahun-tahun Tinggal di Gubuk, Ternyata Pemuda di Perawang Siak ini Banyak Menyimpan Karya Seni
Gambar: PK-KNPI Tualang
Kediaman Feri Fadly (24) yang tinggal di gubuk bertahun-tahun bersama keluarganya, ternyata banyak menyimpan karya-karya seni.

SIAK, datariau.com - Feri Fadly (24) salah seorang pemuda Kampung Perawang Barat yang tinggal di sebuah gubuk di pinggiran perumahan BTN Kopkar PT IKPP kilometer 9 Kecamatan Tualang ini ternyata menyimpan banyak karya seni, antara lain seperti karya seni lukis dan berbagai macam bentuk miniatur. 

Sejak beberapa hari ini, pemuda itu bekerja sebagai buruh bangunan. Dimana sebelumnya hari-hari pemuda itu bekerja membantu orang tuanya bertani mengolah lahan kebun milik orang lain.

Ketika anggota Lembaga Pemantau Masyarakat Republik Indonesia (LPG RI) dan beberapa Pengurus PK-KNPI Kecamatan Tualang mengunjungi kediaman pemuda yang bernama Feri itu. Ternyata, di dalamnya terdapat berbagai lukisan, mainan kunci, miniatur rumah, miniatur tempat ibadah serta miniatur dengan teknik irigasi yang terlihat begitu indah.

Saat dikunjungi LPG RI dan beberapa Pengurus PK-KNPI Kecamatan Tualang tersebut, Feri mengatakan kreatifitas karya seninya itu ia pelajari melalui akun media sosial YouTube, dan di gubuk itulah kemudian ia menginspirasi berbagai macam karyanya. 

"Sudah 3 bulan ini saya buat (miniatur, lukisan, dll), dulunya saya sempat berkebun dan bekerja sebagai kontraktor. Kalau untuk miniatur itu bahannya kebanyakan terbuat dari pipa paralon bekas," ungkap Feri Fadli, Sabtu (9/12/2017).

Untuk satu unit miniatur dengan teknik irigasi, Feri membutuhkan waktu selama tiga hari guna menyelesaikannya.

"Kalau untuk bahannya mudah didapat, sebagian ada yang dibeli dan sebagian barang-barang bekas yang didapat dari sekitar perumahan," terang pemuda kelahiran tahun 1993 itu yang sudah 5 tahun bersama keluarganya menempati gubuk yang berukuran kurang lebih 5 kali 3 meter tersebut.

Sedangkan untuk kendala, selama ini Feri mengaku sangat kesulitan dalam hal permodalan dan pemasaran. 

"Selama ini yang beli warga-warga sekitar saja, kalau lukisan bisa pesan," ujarnya.

Salah seorang anggota LPM RI M Yani mengetahui bahwa kreatifitas karya seni Feri itu setelah dirinya mengajak Feri untuk bekerja di bidang bangunan.

"Saya tersentuh dengan melihat kondisi Feri dan keluarganya, ternyata dibalik itu Feri ada bakat seni yang tinggi. Saya berharap kita dan kawan-kawan KNPI dapat membantu Feri untuk mengembangkan kreatifitas dan usahanya," harap Yani warga RT06/RW04 Kampung Perawang Barat Kecamatan Tualang.

Sedangkan untuk membantu pemasaranya, M. Yani telah memajangkan beberapa hasil karya Feri di warung yang ditempatinya saat ini.

Menanggapi hal itu Ketua PK-KNPI Kecamatan Tualang Ika Rahman menyampaikan akan tetap berupaya dan mencari cara (solusi) agar produk-produk lokal pemuda tempatan ataupun masyarakat Kecamatan Tualang dapat dikembangkan.

"Terimakasih kepada bang Yani, mudah-mudahan ini awal yang baik bagi kita semua, saya dan kawan-kawan KNPI akan berusaha untuk mempromosikan dan memasarkan hasil karya Feri," imbuhnya.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Hermansyah
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)