Aneh, Bank BNI Mengaku Kebanjiran Uang Receh dan Tolak Nasabah Tabung Uang Logam

datariau.com
3.682 view
Aneh, Bank BNI Mengaku Kebanjiran Uang Receh dan Tolak Nasabah Tabung Uang Logam

RENGAT, datariau.com - Bank BNI 46 Cabang Air Molek mengaku bahwa usai lebaran Idul Fitri 1437 H tidak hanya transportasi arus balik mudik saja yang meningkat, arus balik uang receh juga demikian.

Dengan alasan menumpuknya uang receh di bank tersebut, menjadi alasan pihak bank menolak nasabah atas nama Kumala, pada hari kerja pertama yakni Senin lalu saat membawa uang logam senilai hampir Rp1 juta untuk ditabungkan di bank tersebut.

"Pada Bank BNI khusus pada cabang Rengat saja uang receh koin dan pecahan Rp1000, Rp2000, Rp5000, Rp10.000 hingga pecahan Rp20.000 arus baliknya mencapai Rp3 miliar," kata Kepala Cabang Bank BNI Rengat, Iswanto saat ditemui di kantornya, Rabu (13/7/2016).

Iswanto juga menyampaikan permohonan maaf dan menyayangkan atas sikap karyawannnya yang menolak nasabah untuk menabung uang receh dan menyarankan kepada nasabah agar menabungkan kembali dengan cara berangsur.

"Usai lebaran putaran arus balik uang receh menumpuk, sehingga kita sulit untuk menyalurkan uang receh di kota Rengat, sebab untuk penyaluran uang receh di kabupaten Inhu memang tidak semudah di perkotaan seperti kota Pekanbaru, di Pekanbaru banyak pasar seperti mall yang membutuhkan uang receh yang cukup banyak," pungkasnya.

Pernyataan kacap BNI ini cukup mencengangkan, karena hanya Bank BNI yang menyatakan kebanjiran uang receh pascalebaran, sementara bank lainnya seperti BRI mengaku biasa saja bahkan belum mendapatkan uang receh kembali ke bank ditabungkan nasabah.

Seperti disampaikan Kepala Cabang Bank BRI Rengat Ivan Amirudin saat dikonfirmasi terpisah melalui Humas Razak, Rabu (13/7/2016) mengatakan, arus balik uang receh di BRI cabang Rengat biasa saja tidak ada peningkatan yang signifikan.

"Jadi tidak ada masalah bagi Nasabah Bank BRI yang mau menabungkan uang receh di Bank BRI," kata Razak.

Terpisah, Kepala Bank BRI unit Pematang Reba Hanif dikonfirmasi Rabu (13/7/2016) juga mengatakan bahwa arus balik uang pecahan seribu, dua ribu, lima ribu, sepuluh ribu dan dua puluh ribuan biasa saja bahkan uang pecahan dimaksud tidak ada yang kembali ke Bank BRI unit Pematang Reba.

"Kita memang menyiapkan sejumlah tukaran uang receh sebelum hari raya idul fitri kemaren, tetapi arus balik malah boleh dikatakan tidak ada bahkan untuk uang receh atau koin tidak ada sama sekali," pungkasnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Ummu SH
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)