DATARIAU.COM - Doa ini bagus sekali diamalkan dan dihafalkan, karena berisi permintaan ampunan kepada Allah atas segala kezaliman. Doa ini diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada sahabat yang mulia Abu Bakar Ash-Shiddiq.
Riyadhus Sholihin karya Imam Nawawi, Kitab Ad-Da’awaaat (16. Kitab Kumpulan Doa), Bab 250. Keutamaan Doa
Hadits #1475
وَعَن�' أَبِي بَك�'رٍ الصِ�'دِ�'ي�'قِ رَضِيَ اللهُ عَن�'هُ: أنَ�'هُ قَالَ لِرَسُولِ اللهِ صَلَ�'ى اللهُ عَلَي�'هِ وَسَلَ�'مَ: عَلِ�'م�'نِي دُعَاءً أَد�'عُو بِهِ في صَلاَتِي، قَالَ: «قُل�': اللَ�'هُمَ�' إِنِ�'ي ظَلَمتُ نَف�'سِي ظُل�'مًا كَثِيرًا، وَلاَ يَغ�'فِرُ الذُ�'نُوبَ إِلاَ�' أن�'تَ، فَاغ�'فِر�' لي مَغ�'فِرَةً مِن�' عِن�'دِكَ، وار�'حَم�'نِي، إنَ�'كَ أن�'تَ الغَفُورُ الرَ�'حِيمُ» مُتَ�'فَقٌ عَلَي�'هِ
وَفِي رِوَايَةٍ: «وَفِي بَي�'تِي» وَرُوِيَ: «ظُل�'مًا كَثِيرًا» وَرُوِيَ: «كَبِي�'رًا» بِالثَ�'اءِ المُثَلَثَةِ وَبِالبَاءِ المُوَحَدَةِ؛ فَيَن�'بَغِي أَن�' يُج�'مَعَ بَي�'نَهُمَا فَيُقَالُ: كَثِي�'رًا كَبِي�'رًا.
Dari Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu, ia berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Ajarkanlah kepadaku satu doa yang bisa kubaca di dalam shalatku.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda, “Katakanlah: ALLOOHUMMA INNII ZHOLAMTU NAFSII ZHULMAN KATSIIROO WA LAA YAGHFIRUDZ DZUNUUBA ILLAA ANTA, FAGHFIR LII MAGHFIROTAN MIN ‘INDIK, WARHAMNII INNAKA ANTAL GHOFUURUR ROHIIM. (Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri dengan kezaliman yang besar. Tiada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau. Ampunilah aku dengan ampunan dari-Mu. Kasihanilah aku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang).” (Muttafaqun ‘alaih) (HR. Bukhari, no. 834 dan Muslim, no. 2705)
Di dalam sebuah riwayat disebutkan, “Dan di dalam rumahku.” Diriwayatkan juga (dengan lafal), “Kezaliman yang banyak.” Diriwayatkan juga dengan lafal, “Kezaliman yang besar”, yaitu dengan tsa’ mutsalatsah dan ba’ muwahhadah. Maka boleh juga dengan disatukan antara keduanya sehingga bisa dikatakan, “Kezaliman yang besar dan banyak.”
Keterangan Doa
INNII ZHOLAMTU NAFSII ZHULMAN KATSIIROO, artinya: aku telah menzalimi diriku sendiri dengan kezaliman yang besar. Maksud zalim adalah menempatkan sesuatu bukan pada tempatnya. Kezaliman yang paling besar adalah syirik kepada Allah, di bawahnya adalah dosa besar dan dosa kecil.
FAGHFIR LII, artinya ampunilah aku. Maksudnya, tutupilah dosa-dosaku. Maghfar itu berasal dari sesuatu yang diletakkan di kepala pasukan perang untuk melindungi kepalanya.
AL-GHOFUUR, artinya Maha Pengampun. Al-Ghafuur adalah di antara asmaul husna, merupakan kata mubalaghah, artinya Allah itu terus menutupi dosa yang dilakukan oleh hamba dan memaafkannya.
AR-ROHIIM, artinya Maha Penyayang. Ar-Rahiim juga di antara asmaul husna yang menunjukkan rahmat yang banyak, dan begitu sayangnya Allah kepada hamba-Nya yang beriman.