Komisi IV Tinjau Proyek Pembangunan SMP Madani dan SMK Teknologi Pekanbaru

2.055 view
Komisi IV Tinjau Proyek Pembangunan SMP Madani dan SMK Teknologi Pekanbaru
Rombongan Komisi IV saat kunlap di proyek Pembangunan SMP Madani di Jalan Kasa, Pekanbaru. (foto: riki)
PEKANBARU, datariau.com - Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru meninjau dua proyek pembangunan sekolah Pemerintah Kota Pekanbaru yang sudah mulai dikerjakan. Dari tinjauan itu diketahui bahwa saat ini pembangunan sudah mulai dikerjakan.

Namun, ada kendala yang ditemukan saat melakukan kunjungan lapangan yang langsung melibatkan Dinas Pendidikan tersebut. Dimana, dari anggaran yang telah dikucurkan untuk proyek itu dalam APBD Kota Pekanbaru 2014-2016, ternyata masih kekurangan.

"Kekurangan sekitar Rp90 miliar lagi untuk SMK Teknologi ini, tapi itu masih belum rampung dikaji. Semula dalam DED kita menggunakan Solar System memang mahal, nanti dibincangkan lagi," ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal, dalam kunjungan lapangan bersama Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (3/3/2015).

Dalam pembangunan fasilitas pendidikan ini, Pemko Pekanbaru telah menganggarkan Rp46 miliar untuk SMP Madani yang dibangun di Jalan Kasa dan Rp90 miliar lebih untuk SMK Teknologi di Kelurahan Air Hitam. Anggaran tersebut secara multiyears dalam APBD Kota Pekanbaru tahun 2014-2016.

"Alat labor belum dianggarkan dalam multiyears. Sekarang kita libatkan konsultan mengkaji lagi. Kemudian meubeler juga tidak masuk dalam anggaran multiyears itu," ujar Abdul Jamal lagi yang sebelum melakukan kunjungan lapangan ke lokasi pembangunan sekolah, telah melakukan hearing dengan Komisi IV.

Kunjungan lapangan ini dipimpin Ketua Komisi IV Roni Amriel didampingi anggota komisi Herwan Nasri, Ali Suseni, Heri Setiawan, serta staf dan kabid Dinas Penddikan.

Usai meninjau dua lokasi pembangunan sekolah ini, Ketua Komisi IV Roni kepada wartawan menuturkan bahwa persoalan yang muncul dalam pembangunan infrastruktur pendidikan tersebut akan dicarikan solusi dengan cara pembicaraan dengan instansi terkait.

"Yang jadi persoalan kekurangan anggaran. Selesai pembangunan belum bisa digunakan. Ini yang jadi persoalan dan kita carikan solusi," ujar Roni singkat. (rik)
Tag:Kunlap
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)